Secara normatif, pembangunan industri bertujuan menciptakan struktur ekonomi yang bertumpu pada industri maju dengan didukung sektor unggulan yang tangguh sambil berusaha meningkatkan perkembangan industri kecil padat karya termasuk didalamnya industri rumah tangga guna memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha untuk meningkatkan nilai tambah komoditas, menciptakan lapangan kerja serta mengentaskan kemiskinan, selain itu juga bertujuan meningkatkan kualitas produksi dengan harga yang dapat bersaing sehingga meningkatkan kemampuan ekspor hasil industri, adanya pemerataan pembangunan industri, serta terciptanya pembangunan industri yang berwawasan lingkungan melalui program pembangunan dan pengembangan industri perdesaan, pengembangan komoditas, penyebaran promosi dan informasi, dan peningkatan sarana dan prasarana.PD yang melaksanakan dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan urusan industri adalah Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perindustrian Kabupaten Belitung.  Industri diklasifikasikan kedalam 3 (tiga) kelompok, yaitu 1) industri kecil; 2) aneka industri; dan 3) industri dasar.  Untuk menilai kinerja dari urusan industri dilihat dari beberapa capaian indikator berikut :

a.   Industri Kecil

Tabel 4.72

Perkembangan Jumlah Industri Kecil Tahun 2013-2017 (Unit)

No

Jenis Usaha Industri Kecil

Tahun

2013

2014

2015

2016

2017

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1.

Pangan

1.111

1.158

1.205

1.258

1.293

2.

Sandang

61

59

59

59

59

3.

Kimia dan Bahan Bangunan

293

361

361

361

366

4.

Kerajinan dan Umum

283

144

146

147

148

5.

Logam dan Jasa

119

239

239

239

239

 

Jumlah

1.867

1.961

2.016

2.073

2.111

Sumber data

:

Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintudan Perindustrian Tahun 2018

 

b.   Aneka Industri

cold storage, dan 3) pengolahan pasir kwarsa. Rincian lengkap perkembangan aneka industri tahun 2013-2017 dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel 4.73

Perkembangan Jumlah Aneka Industri Tahun 2013-2017 (Unit)

No

Jenis Usaha Industri Kecil

Tahun

2013

2014

2015

2016

2017

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1.

Pemurnian Kaolin

15

15

15

15

15

2.

Cold Storage

5

14

14

14

14

3.

Pengolahan Pasir Kwarsa

1

0

0

0

0

 

Jumlah

21

29

29

29

29

Sumber data

:

Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintudan Perindustrian Tahun 2018

c.    Industri Dasar

Tabel 4.74

Jumlah Industri Dasar Tahun 2013-2017

No

Jenis Usaha Industri Dasar

Tahun

2013

2014

2015

2016

2017

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1.

Oksigen

1

1

1

1

1

2.

Galangan Kapal

2

2

2

2

2

 

Jumlah

3

3

3

3

3

Sumber data

:

Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintudan Perindustrian Tahun 2018

Tabel di atas menunjukkan bahwa perkembangan jumlah industri dasar relatif stabil.