Transportasi Darat
 
Transportasi darat merupakan salah satu faktor penting dalam memperlancar kegiatan perekonomian. Oleh karena itu, jalan sebagai prasarana utama dalam perhubungan darat harus diperhatikan kondisi dan penggunaannya. 
 
Di Kabupaten Belitung terbentang 127,73 km jalan yang berstatus jalan propinsi dan 539,13 km berstatus jalan kabupaten, dengan jenis permukaan diaspal. Berdasarkan kondisi jalan, 79,72 persen jalan kabupaten tercatat dalam keadaan baik, sedangkan 15,71 persen dalam keadaan rusak.
 
 
 
 
 
Transportasi Laut
 
Perhubungan laut merupakan transportasi yang strategis bagi Kabupaten Belitung yang merupakan daerah kepulauan. Keberadaan pelabuhan sebagai prasarana perhubungan laut sangat menentukan kelancaran transportasi ini.
 
Arus penumpang di pelabuhan Tanjungpandan pada tahun 2013 terdiri dari keberangkatan/embarkasi sebanyak 59.224 orang dan kedatangan/debarkasi sebanyak 53.780 orang.
 
 
 
Transportasi Udara
 
Transportasi udara merupakan sarana transportasi alternatif di Kabupaten Belitung selain transportasi darat dan air. Di Kabupaten Belitung terdapat pelabuhan udara yaitu: Bandar Udara H. A. S. Hanandjoeddin di Tanjungpandan.
 
Pada tahun 2013 frekuensi kedatangan dan keberangkatan pesawat di Bandara H.A.S. Hanandjoeddin sebanyak 2.814 penerbangan. Dengan membawa penumpang datang dan berangkat masing-masing 267.407 dan 269.564 orang. 
 
Dibandingkan dengan tahun 2012, arus kedatangan dan keberangkatan pesawat mengalami peningkatan masing-masing sebesar 19,79 persen. Demikian juga dengan jumlah penumpang datang dan pergi meningkat masing-masing sebesar 12,40 dan 9,52 persen.