06/11/2008 | Oleh: begalor.com

Sekilas Suku sawang dan Kesenianya

Suku Sawang adalah salah satu suku yang ada di Pulau Belitung. Selain Suku Sawang ada juga Suku lainnya seperti Suku Lingge, Suku Ulim, Suku Juru dan Suku Parak.

Kesenian Suku Sawang pun saat ini sudah mendekati kepunahan. Apa bila tidak kita lestarikan. Tapi dengan hadirnya sosok seorang yang peduli ataupun melestarikan kesenian Suku Sawang ini patut di banggakan. "Bang Deris atau Pak Deris panggilan akrab sehari-harinya pekerjaan beliau adalah nelayan sebagai mata pencahariannya. Lahir di tengah-tengah pemukiman Suku Sawang dengan nama Idris Said yang mana Ibunya Harna Binti Sahari yang asli Desa Cendil pulau Belitung dan Ayahandanya Said Bin Ahmad dari Johor Malaysia. Idris Said lahir 19 November 1949 dirumah  Panjang Bedeng di kampung Birok. Pulau Belitung

Walau Idris bukan asli dari Suku Sawang namun darah seninya mengalir dan kentalnya budaya suku sawang disekitarnya membuatnya menjadi seorang Penari yang handal, ini diwariskan langsung dari sesepuh suku sawang pendahulu kepada Idris, Kesenian Suku Sawang telah mengental didalam nadi beliau. dan selayaknyalah Idris merupakan narasumber untuk mempelajari tentang kesenian serta sejarah Suku Sawang.

Bang Idris yang panggilan sehari-hari saat ini di percaya untuk memimpin kesenian Suku Sawang yang di beri nama Sanggar Ketimang Burong. Bang Idris juga tidak mau keseniannya di panggil dengan nama Campak Laut karena kata campak hanya untuk Campak Darat. dan istilah suku Sekak beliau sangat tidak setuju sebab nama Suku sekak tidak ada dalam catatan perjalan suku laut dipulau Belitung yang ada ialah Suku Sawang, Suku Lingge, Suku Ulim, Suku Juru dan Suku Parak. Sedangkan kesenian Suku Sawang  sangat beragam. yaitu selain kesenian Buang jong ada juga tarian dan lantunan lagu yang bersair pantun. Adapun Tarian dari kesenian Suku Sawang terbagi dua yaitu Tarian Ritual dan Tarian Adat, Tarian Ritual mencakup  Tari Pencak Silat, Tari Kuda Dareng, Tari Ancak, Tari Jitun, Tari Mancing Ikan, Tari Numbak Duyung, Tari Simbang Raje, Tari Lanun, Tari Simbe Gelumbang dan masih banyak lagi tarian didalam suku Sawang yang untuk di Ritualkan. Sedangkan Tarian Adat mencakup. Tari Sampan Ngeleng. Tari Cingadek, Tari Sembah Raje ,Tari Bulan Terang kelima belas, Tari Bedaek, Tari Beluncong, Tari Ketimang Burong, Tari Telusor Tebing, Tari Gajah Menunggang, Tari Nyalui, Tari Aku Berayun, Tari Mate Angin dan masih banyak lagi tarian untuk Adat Suku Sawang. kemudian Kerajinan dari suku Sawang adalah Tikar Tagem yaitu Tikar Besar,Kajang  Sejenis Tenda untuk di perahu.

Sair atau lagu di suku sawang  juga tak kalah menariknya yang  merupakan aset budaya yang harus kita lestarikan. Adapun Satu keinginan dari Bang Idris yang saat ini sebagai ketua sekaligus pelatih dari kesenian Suku Sawang Sanggar Ketimang Burong adalah untuk tampil  mempromosikan berbagai kesenian Suku laut di luar pulau Belitung dengan Para Penari sanggarnya agar kesenian ini bisa dikenal oleh masyarakat secara Nasional.

Dalam catatan perjalanan berkesenian Sangar Ketimang Burong telah ikut serta meramaikan berbagai event tampil didaerah Belitung dan Event ini terkadang sipatnya hanya sementara ketika sanggar mereka dibutukan seperti Internasonal Sailing untuk menjawab ini semua selayaknyalah dari dinas Parawisata memperhatikan Sanggar ketimang Burong yang di bawah asuhan Bang Idris ini juga sekaligus sebagai narasumber tentang suku sawang untuk terus memberi binaan serta dukunganya dalam hal kebutuhan Sanggar serta stategi promosi sebab ini juga aset dari kekayaan pulau Belitung dalam melestarikan kesenian Suku Sawang.

Narasumber : IDRIS SAID KETUA KESENIAN SUKU SAWANG SANGGAR KETIMANG BURUNG /Kontributor Yanto