21/03/2011 | Oleh: Pos Belitung, Senin, 21 Maret 2011

POS BELITUNG: ANAK JEMPOLAN ITU BUNUH DIRI, POLRES TANGKAP 80 TON MANGAN, BERJALAN TANPA ARAH, 320 SISWA TK DAN SD AMBIL BAGIAN

Bujang (26) warga Pangkalalang Tanjungpandan Belitung yang bekerja sebagai buruh harian ini ditemukan bunuh diri ditengah hutan, belakang kuburan China dekat rumah korban, Minggu 20 Maret 2011. Hal ini tentu saja sangat mengejutkan warga. Bujang yang juga dikenal berkelakuan baik dan tidak pernah bermasalah dengan masyarakat dilingkungan ini bahkan dikenal sebagai anak yang jempolan. Masih belum jelas apa masalah yang memicu bujang untuk melakukan bunuh diri. Berita ini naik cetak pada halaman muka Pos Belitung dengan judul “Anak Jempolan Itu Bunuh Diri”.

”Polres Tangkap 80 Ton Mangan”. Sabtu (19/3) sekitar pukul 23.00 WIB, enam truk ditangkap dikisaran jalan Desa Air Mungkui Kecamatan Badau dan dua truk lagi di atas kapal KM Srikandi di Pelabuhan Pegantungan. Polres Belitung berhasil mengamankan delapan truk yang memuat 80 Ton Mangan dengan tujuan pengiriman Serang, Banten ini beserta satu tersangka bernama Sutrisno.

Lagi, Berita mengenai masalah penyediaan air minum Beltim berada pada halaman muka Pos Belitung selama tiga edisi berturut-turut. Kali ini diangkat dengan judul “Berjalan Tanpa Arah”. Pembangunan bidang air minum di Kabupaten Belitung Timur terus berjalan setiap tahun hingga menelan biaya puluhan miliyar rupiah. Namun pembangunan dinilai masih parsial, belum terpadu, bahkan terlihat tanpa arah yang jelas.

Berita menarik lainnya yang dimuat oleh Pos Belitung antara lain mengenai: Festival Anak Kreatif III 2011 yang diselenggarakan hari Minggu (20/3) kemarin. Berita ini diangkat dengan judul “320 Siswa TK dan SD Ambil Bagian”. Kemudian mengenai rencana akan dibangunnya PLTN di kepulauan Bangka Belitung yang mengundang pro-kontra di berbagai lapisan masyarakat. Namun kali ini dimuat secara langsung mengenai ungkapan Gubernur Babel Eko Maulana Ali mengenai hal tersebut. Naik cetak dengan judul “Gubernur Dukung PLTN”.