25/11/2014 | Oleh: @Lemsaneg_RI

Tips Keamanan ber-facebook

Meski sudah tidak se-booming dulu, facebook tetap belum ditinggalkan orang. Facebook masih digemari oleh para remaja, ibu rumah tangga, politisi bahkan anak-anak. Banyak facebooker yang menampilkan informasi data pribadi secara lengkap dengan tujuan agar profile-nya terlihat “hebat”.

 

Jarang disadari bahwa dengan menampilkan profile asli secara lengkap dan detail dapat menjadi ancaman yang dapat merugikan. Contoh bila seseorang tahu informasi mengenai nama, tanggal lahir, alamat, nama orang tua nomor ponsel dan nomor telpon rumah. Seseorang itu bisa saja melakukan tindak kejahatan di internet dengan nama orang lain seperti penipuan dan pemerasan, melakukan gangguan (bullying) bahkan dapat berlanjut hingga perampokan, perkosaan atau pembunuhan di dunia nyata.

 

Untuk meminimalkan ancaman, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam berinteraksi melalui facebook yaitu:

1.       Pengguna sebaiknya hindari menulis data sensitif seperti nomor telpon seluler, alamat rumah lengkap atau nama orang tua. Data sensitif itu dapat disalahgunakan oleh phak lain untuk melakukan tindak kejahatan atas nama kita.

 

2.       Data tanggal lahir diusahakan di set hidden atau private untuk menghindari penyalahgunaan yang dapat menimbulkan kerugian.

 

3.       Menulis alamat e-mail di forum diskusi umum sebaiknya dengan cara yang tidak dpat langsung di klik. Hal ini untuk melindungi supaya e-mail tidak dapat di koleksi secara otomatis oleh mesin pencuri alamat e-mail.

 

4.       Dengan adanya UU ITE dan UU KIP, para pengguna internet diharapkan untuk selalu memperhatikan netiket atau etika berinternet. Misalnya tidak meng-upload foto, video, lagu atau tulisan yang ada hak ciptanya tanpa meminta izin.

 

5.       Tidak membuat tulsan yang dapat dianggap sebagai tuduhan atau pencemaran nama baik serta tidak meneruskan e-mail tuduhan.

 

6.       Hindaru menjadi pelaku cyberbullying yaitu membuat orang lain di internet tidak senang atau tersinggung.

 

7.       Bila anda menjadi korban cyberbullyinh, dianjurkan untuk berbagi cerita agar kasus itu dapat menjadi pelajaran bagi yang lain.

 

Selamat ber-facebook dan semoga bermanfaat.