Rabu, 8 Juni 2011 09:26

36 RUMAH LAYAK HUNI SIAP DITEMPATI

Tanjungpandan---Sebanyak 36 Rumah Layak Huni (RLH) Program PNPM Mandiri Perkotaan / Penanggulangan Kemiskinan Terpadu (PAKET) tahap ke-III tahun anggaran 2010 akhirnya selesai dibangun, masing-masing RLH tersebar di sembilan Desa di Kabupaten Belitung, diantaranya Desa Air Saga, Desa Air Merbau, Desa Paal Satu, Desa Buluh Tumbang, Desa Perawas, Desa Tanjungpendam, dan satu di Kelurahan Parit masing-masing sebanyak 4 unit dan di Desa Lesung Batang sebanyak 8 unit melalui sumber dana APBD Kabupaten Belitung.

Penyerahan kunci Rumah Layak Huni diselenggarakan pada hari Selasa, 7 Juni 2011 di Kantor Kepala Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjungpandan kepada 4 perwakilan warga penerima manfaat, hal ini seperti surat yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Belitung, Ir Hermanto melalui surat Nomor : 050 /0641 / Bappeda-III/ 2011. Penyerahan kunci Rumah Layak Huni tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Belitung, H Sahani Saleh, S.Sos.

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM-Mandiri) dan penetapan Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan sebagai bagian dari PNPM Mandiri yang akan dilaksanakan hingga tahun 2015 sejalan dengan target pencapaian MGD’s (Millennium Development Goals) diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada 30 April 2007.

Kegiatan PNPM Mandiri Perkotaan merupakan program nasional yang mewujudkan kerangka kebijakan dan acuan pelaksanaan berbasis pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat ”berdaya” dan ”mandiri” yang mampu mengatasi berbagai persoalan kemiskinan diwilayahnya sejalan dengan kebijakan PNPM Mandiri, meningkatkan kapasitas Pemerintah Daerah dalam menerpakan model pembangunan partisipatif yang berbasis kemitraan dengan masyarakat dan kelompok peduli setempat.

Selanjutnya PNPM Mandiri Perkotaan juga bertujuan untuk mewujudkan harmonisasi dan sinergi berbagai program pemberdayaan masyarakat untuk optimalisasi penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan capaian manfaat bagi masyarakat miskin untuk mendorong peningkatan IPM dan pencapaian sasaran.

Kegiatan ini didasari kesadaran bahwa persoalan penanggulangan kemiskinan merupakan tanggung jawab bersama, maka selayaknya semua pihak secara sinergi bahu membahu untuk mengatasinya, baik masyarakat, pemerintah maupun kelompok peduli. Sehingga penanggulangan Kemiskinan dapat dilaksanakan secara mandiri dan berkelanjutan.

Sumber: Humas Setda Kab. Belitung