Selasa, 14 Juni 2011 01:09

E-KTP SERENTAK 1 AGUSTUS 2011

Pelaksanaan program Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di 197 kabupaten dan kota di Indonesia termasuk Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, dipastikan akan dilakukan secara serentak pada 1 Agustus 2011.

Kepastian itu disampaikan tim supervisi dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negari, pada sosialisasi awal persiapan pelaksanaan e-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Belitung, Jumat (10/6/2011).

Hadir mengikuti sosialisasi antara lain Kabag Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Belitung Salman Alfarisi, SSTP, Camat Membalong H Warsito, S.Ag, S.IP, Lurah Parit Sugeng Hartanto, S.IP, dan Sekretaris Kecamatan Badau Thamrin, SE. Turut mendampingi tim, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Belitung Dra Hotmaria Ida.

Menurut ketua tim supervisi, R Kristianto, e-KTP dimulai dengan perekaman sidik jari, tanda tangan, dan foto secara massal, yang akan dilaksanakan di kantor camat setempat. Untuk itu Kementerian Dalam Negeri akan mendatangkan peralatan dan masing-masing kantor camat menyiapkan ruangan berpintu dua yang memungkinkan lancarnya arus perekaman data — seperti ruangan tempat pemungutan suara (TPS) pemilu.

Kristianto menjelaskan, Kementerian Dalam Negeri memberikan waktu 100 hari untuk proses perekaman data. Perekaman data diawali dengan penyampaian surat panggilan oleh camat setempat, berdasarkan daftar wajib KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Data dikirim secara online ke Kementerian Dalam Negeri untuk dientri dan dicetak menjadi e-KTP. Diharapkan, Desember 2011 e-KTP sudah terbit.

“Untuk penerbitan e-KTP massal ini tidak dipungut biaya apa pun. Penduduk hanya datang memenuhi panggilan lalu melaksanakan perekaman sidik jari, tanda tangan, dan foto. Setelah itu tinggal memenuhi panggilan kedua, mengambil e-KTP sambil menyerahkan KTP yang lama,” jelas Kristianto.

Karenanya dia meminta bantuan camat, lurah, dan kepala desa untuk memobilisasi penduduk memanfaatkan waktu 100 hari untuk pembuatan e-KTP massal. Sebab, setelah e-KTP massal selesai, proses penerbitan e-KTP dikenakan biaya seperti biasa sesuai dengan ketentuan daerah.

Terkait dengan terbentuknya enam desa baru di Kabupaten Belitung pada tahun 2011, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Belitung Dra Hotmaria Ida mengatakan e-KTP di Kabupaten Belitung mengacu kepada data tahun 2010.

“Jadi, bagi penduduk desa baru hasil pemekaran seperti Desa Air Ketekok, Aik Rayak, Ibul, dan desa baru lainnya, e-KTPnya masih e-KTP desa induk. Nomenklatur desa barunya belum ada,” jelas Hotmaria Ida. (syf)

Sumber: Humas Setda Kab. Belitung