Selasa, 14 Juni 2011 09:17

TERMINAL PENUMPANG ”LASKAR PELANGI” DIRESMIKAN

Tanjungpandan—Pelabuhan Tanjungpandan kini berganti nama menjadi Terminal Penumpang ”Laskar Pelangi”. Dengan nama baru Pelabuhan Laskar Pelangi ini diharapkan bisa mendukung kemajuan wisata di Pulau Belitung, seperti dikatakan Manajer Umum PT Pelindo II Cabang Tanjung Pandan, Mohammad Iqbal, di sela peresmian Terminal Penumpang Pelabuhan Laskar Pelangi Tanjung Pandan pada Sabtu pagi, 11 Juni 2011.

Selanjutnya Iqbal mengatakan, sektor pariwisata di pulau Belitung semakin berkembang pesat sejak beberapa waktu ke belakang. Pembangunan Terminal Penumpang ”Laskar Pelangi” merupakan salah satu bentuk dukungan Pelindo terhadap pertumbuhan sektor pariwisata di Pulau Belitung.

Penamaan Laskar Pelangi untuk pelabuhan dan terminal penumpang merupakan upaya Pelindo membangun spirit dan etos kerja yang bernafaskan Laskar Pelangi pada seluruh komunitas pelabuhan di Tanjungpandan dan masyarakat umum yang akan datang dan meninggalkan pelabuhan.

”Tentu akan sangat berarti jika spirit Laskar Pelangi bisa dijiwai oleh seluruh masyarakat Belitong dalam kerangka proses pencapaian cita-citanya”, kata Iqbal.

Andrea Hirata, penulis novel Laskar Pelangi, menyatakan terharu atas keputusan PT Pelindo yang mengabadikan judul novelnya sebagai nama pelabuhan."Saya berterima kasih pada kreativitas Pelindo. Ketika bertemu Pak Iqbal (GM Pelindo Belitung) dan mengungkapkan idenya untuk memberi nama pelabuhan dari judul novel Laskar Pelangi," ucapnya.

Andrea mengatakan, bila diibaratkan manusia, Pelindo telah mengaktifkan otak kanan untuk mengelola sebuah perubahan. Otak kanan ini bagaimana akses culture bisa masuk dalam BUMN, bagaimana estetika, bagaimana membangun image untuk masyarakat luas, tidak hanya mencari uang, tidak hanya menjadi mesin uang untuk pemerintah, tapi bagaimana secara cerdas dan pada umumnya Pelindo melihat Laskar Pelangi sebagai entry point corporate social responsibility (CSR) perusahaan. “Ide ini sangat jenius”, kata Andrea.

Sementara Bupati Belitung Ir H Darmansyah Husein dalam sambutannya melontarkan wacana soal masa depan Belitung pasca booming Laskar Pelangi dan Tambang Timah.

Menurut Darmansyah, salah satu harapan yang paling mungkin adalah dengan cara mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Industri Suge, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau. Dengan status KEK Belitung berpeluang menarik masuknya investasi dalam skala besar. Namun mewujudkan KEK bukan pekerjaan mudah karena terkait dengan perhatian Pemerintah Pusat.

Peresmian terminal dan perubahan nama pelabuhan dilakukan oleh Wakil Gubernur Babel Syamsudin Basari, dilanjutkan dengan pemukulan gong, penadatangan prasasti, dan pengguntingan pita oleh Bupati Belitung H Darmansyah Husein, Plt.Sekda Kabupaten Beltim Umar Hasan, Dirpum PT Pelindo Mulyono dan Wagub.

Acara juga dimeriahkan dengan tarian selamat dating dan penampilan Sari Nastiti Nurrahma bersama 12 anak Belitong pemeran flim Laskar Pelangi. Selain itu Pelindo juga memberikan sejumlah bantuan dari program CSR seperti buku kepada seluruh SMA/SMK se-Pulau Belitung, bantuan alat kebersihan kepada kelompok masyarakat, dan mengumumkan hasil seleksi rekruitmen pegawai Pelindo II SMA/SMK se-Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

Pembangunan pelabuhan baru ini menghabiskan dana Rp1,7 miliar. Terminal penumpang ini mampu menampung lebih dari 200 penumpang dan dilengkapi ruang VIP dan pertokoan.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung