Rabu, 15 Juni 2011 08:55

MENJELANG PEMILUKADA, KPU BELITUNG MENGGELAR SOSIALISASI PENINGKATAN PARTISIPASI PEMILIH

Tanjungpandan --- Pemilihan umum kepala daerah (pemilukada), dibeberapa daerah di Indonesia, banyak agenda yang tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Maka dari itu, untuk mengantisipasi hal tersebut tim KPU Belitung mengadakan sosialisasi dalam rangka Peningkatan Partisipasi Pemilih menjelang Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Babel 2012 bertempat di Gedung Wanita, Tanjungpandan, Selasa 14 Juni 2011.

Dalam sosialisasi yang pesertanya mayoritas perempuan ini, acara berlangsung hingga siang hari dengan 3 nara sumber penyampai materi. Adapun 3 orang penyampai materi tersebut adalah Harfanizar, SE, Muliadi dan Dra Lailan Chodilah. Perempuan dipilih menjadi peserta sosialisasi kali ini bukan tanpa maksud, melainkan melihat sisi perempuan dalam penyampaian komunikasi lebih efektif. Peserta diambil dari perwakilan perempuan di setiap organisasi di Belitung seperti misalnya guru-guru perempuan, aparatur desa, organisasi muspida, lembaga keagamaan, majelis ta’lim dll.

Dalam paparannya Harfanizar SE menjelaskan dasar-dasar dari Pemilukada, dari apa itu pemilukada hingga hak dan kewajiban pemantau. Harfanizar mengingatkan bagi peserta pemilukada harus adanya dukungan oleh sejumlah orang yang telah memenuhi persyaratan secara berpasangan sebagai satu kesatuan dengan syarat dukungan sejumlah:

Jumlah Dukungan Sekurang-kurangnya:   Jumlah Penduduk
                                  Provinsi                              Kabupaten/Kota
6.5%                           Sampai dengan 2 juta jiwa     Sampai dengan 250 ribu jiwa
5%                              Lebih dari 2 juta-6 juta jiwa   Lebih dari 250-500 ribu jiwa
4%                              Lebih dari 6 juta-12 juta jiwa Lebih dari 500 ribu-
3%                              Lebih dari 12 juta jiwa          Lebih dari 1 juta jiwa

Anggota KPU Kabupaten Belitung Lailan Cholidah mengemukakan beberapa syarat-syarat sebagai pemilih diantaranya warga Negara yang berusia 17 tahun, belum berusia 17 tahun tetapi sudah pernah kawin, tidak sedang terganggu jiwanya, terdaftar sebagai pemilih, bukan anggota TNI/POLRI, tidak sedang dicabut hak pilihnya, terdaftar di DPT (Daftar Pemilih Tetap), khusus untuk pemilukada berdomisili sekurang-kurangnya 6 bulan di daerah yang bersangkutan.

Adapun yang hadir dalam acara, Anggota DPRD Kab Belitung Deby Virga Sari, SE dan Hellyana, tokoh masyarakat perempuan, tokoh agama perempuan serta para undangan lainnya.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung