Jum'at, 22 Juli 2011 12:32

SOSIALISASI UNDANG-UNDANG RI NOMOR 4 TAHUN 2011 Tentang Informasi Geofasial

     Pemerintah Kabupaten Belitung bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKORSURTANAL), Kamis (21/7/2011) melaksanakan Sosialisasi Undang-undang Nomor 14 Tahun 2011 tentang Informasi Geofasial. Sosialisasi ini berlangsung di Hotel Grand Pondok Impian Tanjungpandan.
    
     Sosialisasi yang difasilitasi oleh BAPPEDA Kabupaten Belitung ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Belitung Sahani Saleh, S.Sos dan dihadiri oleh para Camat, Kepala Desa / Lurah dan SKPD / Kantor terkait baik dari Pemerintah Kabupaten Belitung maupun Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.
    
     Sosialisasi ini diisi oleh 3 narasumber dari BAKORSURTANAL  antara lain :
1. Dr. Priyadi Kardono (Deputi Bidang Survei Dasar dan Sumber Daya Alam Bakorsurtanal) menyampaikan Materi Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2011.
2. Ir. Tri Patmasari, M.Si (Kepala Pusat Pemetaan Batas Wilayah Bakorsurtanal) menyampaikan materi Tata Batas Administrasi Wilayah.
3. Drs. Sigit Murjati (Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Kepegawaian Bakorsurtanal) menyampaikan materi Jabatan Fungsional Survei dan Pemetaan.

     Dalam paparannya Dr. Priyadi Kardono menjelaskan bahwa Informasi Geofasial (IG) merupakan alat bantu dalam perumusan kebijakan, pengambilan keputusan dan / atau pelaksanaan kegiatan yang berhubungan  dengan ruang kebumian dalam rangka mengoptimalkan pembangunan di bidang  ekonomi, sosial, budaya dan ketahanan nasional, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam, penyusunan rencana tata ruang, perencanaan lokasi investasi dan bisnis perekonomian, penentuan garis batas wilayah, pertanahan dan kepariwisataan. IG juga merupakan informasi yang amat diperlukan dalam penanggulangan bencana, pelestarian lingkungan hidup dan pertahanan keamanan.  Undang-undang Nomor 14 Tahun 2011 ini terdiri dari 12 Bab dan 71 pasal.
    
     Wakil Bupati Belitung H Sahani Saleh, S.Sos dalam arahannya mengharapkan kedepan agar Bakorsurtanal dapat menjadi penengah dan memberikan solusi masalah kebijakan investasi terkait dengan pemanfaatan sumber daya alam yang berlimpah di Kabupaten Belitung. (isnaini)

Sumber: Bakosurtanal