Jum'at, 12 Agustus 2011 09:00

MENJELANG PERINGATAN HUT RI KE-66

    (Tanjungpandan), 5 (lima) hari lagi, Bangsa Indonesia akan memperingati Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-66. Tentunya ritual kebangsaan ini juga akan dilaksanakan di Kabupaten Belitung, dengan puncak acara Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibraka Kabupaten Belitung dengan Bupati Belitung Ir.H.Darmansyah Husein selaku inspektur upacara, bertempat di Stadion Pangkallalang. Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Belitung akan dilaksanakan di Gedung Serba Guna Pemkab Belitung pada hari Senin, Tanggal 15 Agusutus 2011 Pukul 16.00 WIB.

    Selanjutnya rangkaian Peringatan  Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-66 di Kabupaten Belitung akan diisi dengan Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Belitung untuk mendengar secara bersama-sama Pidato Kenegaraan Presiden RI pada Tanggal 16 Agustus. Rangkaian peringatan akan berakhir pada malam resepsi usai penurunan Bendera Tanggal 17 Agustus dilaksanakan, bertempat di Gedung Serba Guna Pemkab Belitung. Tentunya, pihak Pemkab Belitung telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin. Panitia HUT RI di Kabupaten Belitung diketuai langsung oleh Sekda Kabupaten Belitung, Drs.Abdul Fatah, M.Si.

    Kecuali Lomba Gerak Jalan yang telah dilaksanakan beberapa minggu sebelumnya, bertepatan dengan pelaksanaan shaum Ramadhan tahun ini, tentunya tidak banyak agenda kegiatan yang digelar, baik di tingkat Kabupaten maupun desa. Tahun ini minus Pawai Pembangunan dan juga minus aneka kreasi lomba tradisional rakyat seperti panjat pinang, lomba karung, balap kerupuk dan sebagainya. Lomba-lomba unik dan khas milik seluruh rakyat Indonesia ini hampir tidak mungkin untuk dilaksanakan, mengingat mayoritas penduduk menjalankan shaum Ramadhan.

    Namun demikian kemeriahan dan semangat nasionalisme sebagai makna penting dari hajatan besar Republik Indonesia ini dapat dirasakan dengan munculnya spanduk-spanduk ataupun baleho berukuran kecil hingga besar yang dibuat oleh individu, kelompok, ataupun lembaga swasta pemerintah dan non pemerintah. Bendera, spanduk, baleho tersebut adalah bukti tidak memudarnya kecintaan dan nasionalisme anak negeri akan makna dan arti merdeka.

    Sedikit berbeda dari beberapa tahun yang lalu, tahun ini jauh sebelum bulan Agustus tiba, di pinggir-pinggir jalan banyak pedagang yang menjual aneka bentuk umbul-umbul dan beragam ukuran bendera serta atribut lainnya. Kiranya adalah benar jika momentum HUT RI telah menjelma sebagai salah satu inpirasi bagi munculnya kekuatan industri baru, penggerak ekonomi kerakyatan berbalut nasionalisme. Suatu rutinitas yang mencerahkan bagi income masyarakat industri kecil dan menengah.

    Kabag Humas Pemkab Belitung, Edy Suprapto, SH selaku Ketua Publikasi dan Dokumentasi HUT RI ke-66 Kabupaten Belitung beserta stafnya, hari ini tampak pula sibuk dan antusias memasang baleho di titik sudut halaman depan perkantoran Bupati Belitung. Menurut Edy, publikasi ini tidak hanya  bertujuan untuk memeriahkan HUT RI, namun lebih dari itu untuk menunjukkan semangat kebangsaan yang mulai tercabik disana-sini. Dikatakannya, momentum akbar ini akan selalu memiliki makna dan arti penting walaupun secara rutin dilaksanakan setiap tahunnya. “Untuk itu, kita perlu kreatifitas dan inovasi dalam mengemas media publikasi berikut kontennya agar semakin dipandang penting dan makna didalamnya tidak hilang, ”ungkap Edy.****(zakina).



Sumber: Humas Setda Kab. Belitung