Jum'at, 26 Agustus 2011 09:39

PENUTUPAN SAFARI RAMADHAN, BAZ BERIKAN BANTUAN UNTUK PONDOK PASANTREN PANTI ASUHAN DAN PANTI JOMPO

Tanjungpandan --- Safari Ramadhan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Belitung, Kamis (25/8) malam resmi ditutup oleh Bupati Belitung Ir H Darmansyah Husein bertempat di kediaman Rumah Dinas Wakil Bupati Belitung Sahani Saleh S.Sos. Acara yang dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab Belitung, Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Drs Abdul Fatah, M.Si, Pimpinan SKPD Kabupaten Belitung, rombongan Ibu-ibu pengajian, Anak-anak panti asuhan, anak-anak pesantren serta undangan lainnya.

Sebagai tuan rumah, Wakil Bupati Belitung H Sahani Saleh, S.Sos mengucapkan rasa syukur yang begitu besar karena penutupan Safari Ramadhan untuk beberapa tahun kebelakang telah menjadi agenda rutinitas yang di laksanakan di Rumah Dinas. Sahani berharap, Safari Ramadhan ini terus berjalan dan tetap ada sampai kapanpun, karena dengan begitu jalinan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat akan terus berjalan. Sahani berharap, semoga dengan berakhirnya Ramadhan, kita semua kembali pada kefitrahannya.

Sementara itu, di sela-sela acara berlangsung pemberian bantuan dari Badan Amil Zakat (BAZ) yang diserahkan oleh Bupati Belitung Ir H Darmansyah Husein kepada 6 Pondok Pesantren, 3 Panti Asuhan dan 1 Panti Jompo. Adapun pondok pesantren yang mendapatkan bantuan diantaranya Ponpes Fattu Rahman dari Tanjungpandan, Ponpes At Taqwa dari Tanjungpandan, Ponpes Darul Arrafah dari Sijuk, Ponpes Madinatul Wihda dari Tanjungpandan, Ponpes Baitul Sallam dari Membalong dan Ponpes Ahmad Dahlan. Untuk panti asuhan yang mendapat bantuan, diantaranya panti asuhan Nur’Fitriani, Aisyiah dan Putra Anda. Sedangkan untuk panti jompo dari panti Dhuafa Al’Maun. Total keseluruhan bantuan yang diberikan sebesar Rp 16.500.000.

Dalam tausyiahnya H Ucu Sibromilsi, S.Ag mejelaskan 3 manfaat datangnya bulan suci Ramadhan yang bisa diperoleh umat Islam, diantaranya manfaat nurani, sosial dan kesehatan. Manfaat sosial berfungsi untuk membangun kembali sendi-sendi kehidupan sosial agar diperoleh format kehidupan kolektif yang adil dan sejahtera, serta manfaat spiritual berkaitan dengan kedekatan kita kepada Allah Sang Pencipta, sebagai puncak dari tujuan hidup dan ibadah kita.

Semua manfaat itu bisa dirasakan langsung oleh orang-orang yang beribadah pada bulan Ramadhan, yang menjalaninya dengan faham dan sungguh-sungguh. Kuncinya adalah 'kefahaman dan kesungguhan' dalam menjalani puasa bukan sekadar ikut ikutan, sehingga cuma mendapat lapar dan dahaga saja. Adapun tahapan dalam puasa Ramadhan diantaranya, Rahmat, Maghfirah dan Itiqun Minanar. ”Untuk kehidupan yang sempurna, manusia harus memenuhi 3 konsep terlebih dahulu diantaranya Iman, Islam dan Ikhsan” lanjut Ucu.

Acara Safari diisi dengan kegiatan buka puasa bersama, sholat berjamaah dan mendengarkan tausiyah dan ceramah agama.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung