Rabu, 14 September 2011 09:07

SHARING INFORMASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN

TANJUNGPANDAN — Untuk mempertajam strategi dan memperkuat sinergi kelembagaan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Belitung, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) selaku Sekretriat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Belitung, menyelenggarakan sharing informasi penanggulangan kemiskinan dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Sharing informasi bertajuk “Fasilitasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial Budaya Fokus Kemiskinan” tersebut berlangsung di Kantor Bappeda Kabupaten Belitung, Senin (12/92011), dibuka oleh Wakil Bupati Belitung selaku Ketua TKPK Kabupaten Belitung yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sosial Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung, Drs H Zakaria Arifaie.

Hadir mengikuti sharing informasi pejabat SKPD di lingkungan Pemkab Belitung selaku anggota TKPK Kabupaten Belitung, fasilitator PNPM Mandiri Kabupaten Belitung, kalangan perguruan tinggi dan LSM. Hadir sebagai narasumber, staf Deputi Seswapres Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Penanggulangan Kemiskinan selaku Sekretaris Eksekutif TNP2K, Himawan Fuady dan Yugo Goutomo.

Menurut Himawan Fuady, percepatan penanggulangan kemiskinan sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2010 tentang TNP2K pada intinya menyangkut dua hal. Pertama, strategi percepatan penanggulangan kemiskinan itu sendiri. Kedua, kelembagaan dan koordinasi untuk mencapai strategi tersebut.

TNP2K, ujar Himawan, sudah menetapkan empat langkah pokok percepatan penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Pertama, menyempurnakan program perlidungan sosial. Kedua, meningkatkan akses rumah tangga miskin terhadap pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan. Ketiga, pemberdayaan masyarakat melalui penyempurnaan pelaksanaan PNPM Mandiri. Keempat, pertumbuhan ekonomi berkualitas (inclusive growth).

“Yang pertama dan yang kedua, pada dasarnya bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin. Sedangkan yang ketiga dan yang keempat, bertujuan untuk meningkatkan pendapatan mereka,” kata Himawan Fuady.

Menurut Himawan, strategi penanggulangan kemiskinan daerah (SPKD) berikut rencana aksi yang dirumuskan dan dilaksanakan oleh Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), seharusnya diarahkan untuk mencapai dua sasaran tersebut, yakni mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan masyarakat miskin di daerah. (syafei)
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung