Selasa, 7 Februari 2012 04:34

PENANAMAN KELAPA SAWIT DI DESA KEMBIRI, KECAMATAN MEMBALONG

Membalong__Dalam rangka percepatan Program Revitalisasi Perkebunan sebagai upaya percepatan pengembangan perkebunan rakyat melalui perluasan, peremajaan, dan rehabilitasi tanaman perkebunan yang didukung oleh kredit investasi perbankan dan subsidi bunga oleh Pemerintah, dengan melibatkan perusahaan perkebunan sebagai mitra pengembangan pembangunan kebun, pengolahan hasil, dan pemasaran hasil, Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Belitung bekerjasama dengan perusahaan perkebunan PT Forestalestari Dwikarya menggelar kegiatan Tanam Perdana Kelapa Sawit Plasma Masyarakat Desa Kembiri, Kecamatan Membalong di lahan masyarakat seluas 684 hektar, Minggu, 5 Februari 2012.

Dalam sambutannya Bupati Belitung Ir H Darmansyah Husein mengatakan, terdapat tiga komoditi yang ditetapkan dalam Program Revitalisasi Perkebunan, yaitu kelapa sawit, karet, dan kakao. Penetapan ketiga komoditi ini didasarkan pada beberapa pertimbangan, antara lain ketiga komoditi ini mempunyai prospek pasar yang bagus baik di dalam negeri maupun di luar negeri (atau pasar ekspor), serta mempunyai peran dalam pelestarian lingkungan hidup.

Berdasarkan data yang ada, pada tahun 2005 pengembangan ketiga komoditi ini telah menyerap tenaga kerja yang cukup besar, yaitu 2,7 juta kepala keluarga (KK) untuk kepala sawit, 1,4 juta KK untuk karet, dan 500 ribu KK untuk kakao. Sementara itu, dari total ekspor komoditi perkebunan sebesar US$ 10,9 miliar, 70% berasal dari ekpor ketiga komoditas ini.
”Kita menginginkan kelapa sawit dengan sistem plasma ini menjadi sebuah kewajiban perusahaan untuk masyarakat. Kepada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Belitung saya harapkan untuk senantiasa mengawasi pelaksanaanya”, pesan Bupati.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Belitung Ir. Arfani dalam laporannya menjelaskan, sistem yang dipakai pada kebun plasma ini adalah sistem kemitraan. ”Lahirnya murni milik masyarakat, diluar izin prinsip perusahaan. Namun pengelolaannya diberikan kepada perusahaan. Masyarakat menerima hasilnya saja”, jelasnya.

Turut hadir dalam acara, Wakil Bupati Belitung H Sahani Saleh, S.Sos, Sekda Belitung Drs. H. Abdul Fatah, M.Si, Asisten I Bidang Pemerintahan B Maiya Hasibuan, SH, Kabag Perekonomian Setda H. Nurman Sunanda, SE, Kabag Humas Edy Suprapto, SH, Camat Membalong Warsito, S.Ag, perwakilan PT Forestalestari Dwikarya, serta segenap undangan lainnya.



Sumber: Humas Setda Kab. Belitung