Jum'at, 24 Februari 2012 02:12

PANEN PERDANA PADI SAWAH DI LAHAN EKS TAMBANG

Badau__Pemotongan padi yang dilakukan oleh Bupati Belitung Ir H Darmansyah Husein, Wakil Bupati Belitung H Sahani Saleh, S.Sos, perwakilan dari Balai Besar Kementrian Pertanian RI, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Belitung Ir Arpani, Kabid Wasprod PT Timah Tanjungpandan Mustika Aji, Kades Cerucuk Marwan dan segenap Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Belitung menandai dimulainya pelaksanaan Panen Perdana Padi Sawah, Desa Cerucuk, Kecamatan Badau yang berlangsung Selasa, 21 Februari 2012.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, pemanfaatan eks lahan pertambangan merupakan satu langkah positif dari puluhan langkah yang harus ditempuh dalam mewujudkan pemberdayaan eks lahan pertambangan yang ada. Apalagi di Belitung sendiri terdapat ribuan hektar eks lahan tambang yang harus diberdayakan.

”Pemerintah akan terus mendukung kegiatan serupa sebagai upaya ketahanan pangan di Belitung dan di Bangka Belitung secara umum. Ia berharap panen perdana ini bisa menjadi teladan bagi masyarakat desa sekitar dalam mengelola pertanian”, katanya.

Kepada masyarakat Bupati juga menghimbau untuk mendukung program pertanian yang dicanangkan pemerintah sebagai upaya untuk meningkatkan hasil produksi pertanian. ”Jangan segan-segan bertanya kepada PPL karena PPL kita itu bukan hanya teori. Yang bagus kan begitu ya. Karena ada PPL yang teks book begitu”, tambah Bupati.

Sementara Kepala Distanhut Belitung, Arpani mengatakan proses pencetakan sawah ini dimulai pada tahun 2010 lalu dengan membuka eks lahan pertambangan. Saat itu lahan ini berupa kolong dengan kedalaman mencapai belasan meter. Kolong-kolong di lahan ini diratakan menggunakan alat berat.

Saat ini di lahan tersebut merupakan masa penanaman ketiga kalinya sejak dibuka dua tahun lalu dengan hasil sayur mayur yang cukup bagus. Sedangkan penanaman padi yang dipanen ini merupakan penanaman pertama yang dilakukan. Penanaman ini dilakukan setelah melihat fisik tanah dan pasir putih yang kini telah berubah menjadi kecoklatan karena telah ditanami dengan tanaman sayuran. ”Saya perkirakan hasil produksi akan meningkat seiring perbaikan sifat fisik dan kimia tanah diperbaiki”, jelas Arpani.
Sumber: Humas Setda Kabupaten Belitung