Selasa, 15 Mei 2012 02:57

Maras Taun Desa Kembiri

Membalong— Lepat seberat 75 Kilogram dipotong saat Puncak Maras Taun di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Minggu, 13 Mei 2012. Lepat bahan dasar beras ketan dan santan kelapa ini dibuat oleh lima orang dan dimasak mulai dari hari Sabtu, 12 Mei 2012 pukul 14.00 WIB.

Prosesi acara adat warga Kembiri dimulai pukul 09.00 WIB. Para tamu undangan disambut tarian daerah dan Dul Muluk. Setelah itu ritual Maras Taun dipimpin oleh Ki Dukun. Dimulai dengan membawa sajian dan pedupan dalam sebuah wadah. Terdapat tepung tawar (tepung beras) di dalam baskom besar.

Setelah itu tepung tawar akan dicampur air, Ki dukun membagikan kepada warga untuk memercikan air tepung tawar ke rumah dan kendaraan yang ada di jalan. Menurut Kepala Desa Kembiri, Sukirman tujuan prosesi tersebut adalah untuk keselamatan bersama.

Wakil Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan salah satu program unggulan yang hingga kini terus digalakkan adalah pengembangan di bidang pariwisata. Untuk itu, agar tercapai segala maksud dan tujuan yang diinginkan hendaknya semua mampu saling bahu membahu dan bekerja sama dalam menggalang suksesnya program pariwisata Belitung, salah satunya melalui pelaksanakan ritual maras taun yang merupakan salah satu adat budaya daerah.

Sahani berharap Maras Taun ini dapat dijaga kelestaraiannya, sehingga dapat menjadi daya tarik atau symbol budaya asli sebagai penunjang dunia kepariwisataan. 

Turut hadir dalam acara ini Staf Ahli Bidang Hukum Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Unsur Muspida Serta para undangan lainnya.
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung