Kamis, 6 September 2012 11:47

Himbauan dan Dukungan Pemberian ASI Eksklusif Bagi PNS Yang Mempunyai Bayi

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dan menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Ekslusif, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Pembangunan kesehatan sebagai bagian dari pembangunan nasional diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan dilaksanakan guna tercapainya kesadaran, kemauan, dan kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

2. Indikator keberhasilan pembangunan kesehatan antara lain, adalah penurunan angka kematiaan bayi dan peningkatan status gizi masyarakat.

3. Pola pemberian makan terbaik untuk bayi sejak lahir sampai anak berumur 2 (dua) tahun meliputi;
a. Memberikan ASI kepada bayi segera dalam waktu 1(satu) jam setelah lahir.
b. Memberikan hanya ASI saja sejak lahir sampai umur 6 (enam) bulan.
c. Memberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) genap umur 6 (enam) bulan.
d. Meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia 2 (dua) tahun.

4. Masih rendahnya cakupan ASI Eksklusif di Kabupaten Belitung, karena ibu tidak percaya diri bahwa dirinya mampu menyusui dengan baik untuk mencukupi seluruh kebutuhan gizi bayinya, hal ini antara lain disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu, kurangnya dukungan keluarga serta rendahnya kesadaran masyarakat tentang manfaat pemberian Asi Ekslusif.

Dalam rangka melindungi, mendukung dan mempromosikan pemberian ASI eksklusif perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan dukungan dari instansi terkait dan Satuan Perangkat Daerah Kabupaten Belitung, masyarakat serta keluarga agar ibu dapat memberikan ASI ekslusif kepada bayi dengan melakukan upaya sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, sebagai berikut:

a. Pasal 128 ayat (1), Setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, kecuali atas indikasi medis.

b. Pasal 128 ayat (2), Selama pemberian air susu ibu, pihak keluarga, Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus.

c. Pasal 128 ayat (3), Penyediaan fasilitas khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diadakan ditempat kerja dan tempat sarana umum.

d. Pasal 200, Setiap orang yang dengan sengaja menghalangi program pemberian air susu ibu eksklusif sebagaimana dimaksud dalam pasal 128 ayat (2) dipidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Demikian himbauan ini kami sampaikan, untuk maklum atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

                                                                KEPALA DINAS KESEHATAN
                                                                    KABUPATEN BELITUNG

                                                                                     ttd


                                                                         Dr. WIRYATI HUSIN
                                                                          Pembina Utama Muda
                                                                     NIP. 1960088161989122001

Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten elitung