Selasa, 2 Oktober 2012 13:22

PERINGATAN HARI BATIK NASIONAL

Pemandangan berbeda terlihat di beberapa perkantoran di Kabupaten Belitung, salah satunya Kantor Cabang Bank Mandiri yang terletak di Jalan Merdeka No.6 Tanjungpandan, para karyawan dan karyawati Bank tampak gagah dan anggun mengenakan baju batik dengan motif dan warna cerah.

Suasana ini bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasional yang pada tahun ini memasuki tahun ketiga, sejak pemerintah menetapkannya pada 2 Oktober 2009. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 17 November 2009 juga telah menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 tentang Hari Batik Nasional.

Sebagai salah satu warisan budaya dunia yang lahir dari Indonesia, batik harus terus dipertahankan dan dilestarikan. Salah satu wujud kecintaan kita akan batik, dapat diapresiasikan dengan cara memakai busana batik di Hari Batik Nasional.

Penerbitan Kepres No 33 Tahun 2009 sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan citra positif dan martabat bangsa Indonesia di forum internasional, serta menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan Indonesia.

Pemilihan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional, mengingat pada tanggal itu Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO) secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. UNESCO memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya tak benda Warisan Manusia. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap mata budaya Indonesia.



Penetapan hari Batik Nasional juga dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap upaya perlindungan dan pengembangan batik Indonesia. Batik sebagian besar diproduksi oleh industri kecil, sehingga dengan makin sering masyarakat memakai batik sama artinya menghidupkan usaha kecil menengah.

Kepada kalangan institusi yang telah mewajibkan seragam batik kepada para pegawainya, pemerintah menyampaikan terima kasih dan penghargaan. Apalagi saat ini sudah ada tiga warisan budaya khas Indonesia yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia yakni batik, keris, dan waayang.

Sejak diakui UNESCO pada 2 Oktober 2009 lalu, kini batik telah menjadi pakai wajib para karyawan. Kebiasaan memakai baju batik juga telah dilakukan dan diwajibkan bagi para PNS di Lingkungan Pemkab Belitung yakni setiap hari Kamis dan Jumát. Saat ini Belitung juga telah memproduksi batik Belitung dengan motif khas Belitung, diantaranya motif kembang simpor, ketakong, atap sirap, buah keremunting, bintang laut, bubu, dan sebagainya.










Sumber: Humas Setda Kab. Belitung