Kamis, 18 Oktober 2012 22:56

“TASIK-BELITUNG INCORPORATED” BUPATI DAN WABUP BELITUNG PIMPIN KUNJUNGAN KERJA KE KOTA TASIKMALAYA

Selama tiga hari lamanya, 15-17 Oktober 2012 Bupati Belitung Ir.H. Darmansyah Husein dan Wakil Bupati Belitung H.Sahani Saleh, S.Sos  melakukan kunjungan kerja sekaligus studi banding dalam rangka tindak lanjut inisiasi kerjasama antara Kota Tasikmalaya dan Belitung yang dinamakan bersama sebagai “Tasik-Belitung Incorporated” setelah setahun lalu Ketua Kadin Tasikmalaya Wahyu Trirahmadi bersama Mr. Harald Fueschel dari Senior Expertice Services (SES) Jerman berkunjung sekaligus melakukan survey ke Belitung.

Menoleh sedikit ke belakang, inisiasi kerjasama ini bermula dari diskusi Bupati Belitung Ir. H. Darmansyah Husein dengan Walikota Tasikmalaya Drs. Syarif Hidayat saat melakukan kunjungan kerja dan penjajakan kerjasama ke Jerman bulan Juni 2011 lalu. Saat itu, Kota Tasikmalaya memamerkan berbagai produk kerajinan terbaiknya di Koblenz-Jerman yang sudah menembus pasar dunia (Asia-Afrika dan Eropa). Sedangkan Belitung mempromosikan seni budaya dan potensi pariwisatanya. Potensi dan karakteristik khas  kedua daerah yang dipertemukan oleh Mr. Harald Fueschel saat sama-sama berada di Jerman ini memberikan kesan mendalam sehingga selanjutnya kedua belah pihak sepakat untuk menjalin kerjasama lebih lanjut.

Setahun berselang, tujuan utama kunjungan studi banding ke Tasikmalaya dilakukan guna peningkatan dan pengembangan daya saing daerah, serta upaya menjalin kemitraan peningkatan akses pasar UMKM Kabupaten Belitung dengan pelaku usaha di Tasikmalaya, baik pasar domestik maupun mancanegara mengingat sebagian produk UMKM Tasikmalaya sudah masuk pasar Eropa. Kunjungan kerja ini tidak hanya dikhususkan bagi pengembangan di sektor KUMKM saja, namun juga ditekankan pada upaya pengembangan sektor lainnya, antara lain: bidang kesehatan khususnya pelayanan kesehatan  RSUD, bidang pendidikan dan pariwisata yang terus menunjukkan peningkatan kunjungan wisatawan dari waktu ke waktu.

Di sektor bentuk pengembangan KUMKM kerjasama yang diharapkan oleh Belitung terhadap Tasikmalaya antara lain: peningkatan Sumber Daya Manusia selaku pengelola usaha melalui magang/praktek kerja, pemasaran produk KUMKM antara kedua daerah maupun terobosan pasar eksport hasil kerajinan/industri makanan, perikanan dan lain-lain, kerjasama antara koperasi untuk pemasukan beras dari Tasikmalaya ke Kabupaten Belitung, kerjasama pengelolaan kawasan industri Kabupaten Belitung.

Di sektor pendidikan, Belitung berharap agar terbentuk kerjasama pengembangan kurikulum lokal bagi sekolah jenjang pendidikan dasar serta pertukaran guru pada jenjang pendidikan dasar dan menengah mengingat Belitung akan segera memiliki SMK Pariwisata. Di sektor kesehatan (RSUD) mengharapkan dilakukan pemagangan pelayanan perawat kesehatan RSUD Belitung di RSUD Kotamadya Tasikmalaya serta pemangangan Staf Tenaga Teknis untuk tata kelola keuangan dan pembukuan BLUD termasuk upaya pemerintah Belitung terhadap hadirnya dokter-dokter spesialis tamu di RSUD Belitung.

Terakhir di sektor parwisata, bentuk kerjasama diarahkan pada produk-produk kerajinan Tasikmalaya yang dimodifikasi dengan keunikan Belitung dan dipasarkan di Belitung karena Belitung agak minim dalam hal suvenir berikut pengrajinnya sedangkan kunjungan wisatawan terus meningkat. Selain itu, juga akan dilakukan studi banding bagi pengelola kawasan wisata untuk mempelajari kiat pengelolaan objek wisata serupa di Tasikmalaya.

Pada hari pertama rombongan kunjungan Kerja Pemkab Belitung diterima secara resmi di Balai Kota Tasikmalaya oleh Sekda Tasikmalaya, dilanjutkan dengan kunjungan ke kawasan hutan wisata Urug Tasikmalaya yang dikelola oleh Perhutani dengan konsep alam yang sangat menarik wisatawan. Malam harinya rombongan Pemkab Belitung yang dipimpin langsung oleh Bupati Belitung Ir. H.Darmansyah Husein dan Wakil Bupati Belitung H.Sahani Saleh, S.Sos menghadiri jamuan makan malam bersama Walikota Tasikmalaya Drs. Syarif Hidayat.

Keesokan harinya, Selasa 16 Oktober rombongan melakukan kunjungan ke RSUD Tasikmalaya. Direktur RSUD Tasikmalaya, dr. Wasisto, M.Kes menjelaskan bahwa saat ini RSUD Tasikmalaya masuk dalam kategori RS tipe B dengan pemasukan sebesar 63 Milyar di Tahun 2010 lalu yang terus beranjak naik dan ditargetkan hingga akhir 2012 ini mencapai 80 Milyar. Pasien dan angka kunjungan berobat ke RSUD Tasikmalaya dari tahun ke tahun terus meningkat dan survey tingkat kepuasan pengunjung juga semakin baik dan positif. Wasisto menegaskan, “Semboyan kami adalah melayani seluruh masyarakat, tidak boleh ada pasien yang ditolak, apalagi pasien miskin sekalipun ruang dan fasilitas rawat inap sangat terbatas”. Semboyan yang sangat sejalan dengan harapan, konsep dan visi-misi Belitung di bidang kesehatan.

Pastinya, Belitung juga mempunyai semangat yang sama dan akan berupaya keras untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dengan menyediakan fasilitas medis yang memadai serta terjangkau berikut SDM medis dan keperawatan yang handal. Diakui oleh Darmansyah bahwa RSUD Belitung telah memiliki beberapa fasilitas medis seperti alat cuci darah (hemodialisis), namun sayang belum dapat digunakan karena belum tersedianya tenaga medis yang mampu mengoperasionalisasikannya. Karena itu, dalam diskusi Direktur RSUD Belitung dr. Ikhwan Gusnadi berharap agar RSUD dapat bekerjasama bagi pelatihan tenaga medis di bidang ini.

Darmansyah Husein dan Sahani Saleh beserta rombongan yang terdiri dari Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Ir.Arpani, Kadin Pendidikan Drs.Rafeli, Kadin Perindagkop dan PM H.MZ.Hendra Caya, M.Si., Direktur RSUD Belitung dr.Ikhwan Gusnadi, Kabid Promosi Wisata Annyta, Kabid KUKM Mula Samosir, Kabag Humas Rusdin, S.Ikom dan Kasubbag Pers Peliputan Zakina, S.Sos.M.Si. Turut serta mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Belitung yaitu Ir. H.Titiek Yoesiati dan Asmara selaku Ketua dan Wakil Ketua Penggerak PKK Belitung.

Kunker hari kedua dilanjutkan dengan peninjauan kerajinan bordir yang dilakukan oleh para santri Tasikmalaya dan kunjungan ke rumah produksi batik “Agnesa” Tasikmalaya. Industri kreatif Tasikmalaya telah memberikan kontribusi positif bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Semua ini adalah berkat kerjasama dan dukungan semua pihak, pemerintah dan swasta termasuk Kadin Tasikmalaya yang sangat berperan aktif menghidupkan industri mulai skala kecil hingga menengah.

Transfer ilmu dan kiat manajemen serta peran Kadin yang menentukan bagi keberhasilan Kota Tasikmalaya tentunya merupakan hal yang patut dicontoh oleh Belitung. Karena itu, pada malam harinya dilakukan meeting serta jamuan makan malam dengan Wakil Walikota Tasikmalaya Ir.H.Dede Sudrajat, MP dan Ketua Kadin Tasikmalaya WahyuTrirahmadi. Beberapa pengusaha Tasikmalaya tampak memenuhi ruang pertemuan Crown Hotel Tasikmalaya.

Hadir dan memberi respons positif pada kesempatan ini, Ir. Dede Sudrajat, MP selaku Wakil Walikota Tasikmalaya. Dirinya berharap dapat segera mengimplementasikan bentuk-bentuk kerjasama yang diinginkan. Kota Tasikmalaya sendiri, berharap dapat melakukan studi banding terhadap lapangan terbang yang ada di Belitung karena Tasikmalaya berencana membangun fasilitas transportasi udara. Tasikmalaya juga menawarkan kerjasama di bidang pengadaan sarana trasportasi darat dan tentu saja sangat menyambut baik bagi terbukanya kerjasama di bidang pariwisata.

Seluruh rangkaian kunjungan kerja Pemkab Belitung ke Kota Tasikmalaya diakhiri dengan hadirnya Bupati Belitung Ir. H.Darmansyah Husein selaku tamu kehormatan dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, 17 Oktober 2012 dalam rangka Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-11.#### (Dari Kota Tasikmalaya Kasubbag Pers dan Peliputan menginformasikan)
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung