Kamis, 22 November 2012 11:40

PERSIAPAN USULAN KAWASAN PARIWISATA BELITUNG UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI KAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK)

Tanjungpandan (22/11) === Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menurut Undang-Undang No.39 Tahun 2009 merupakan kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah Hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu. Adapun fungsi dari Kawasan Ekonomi Khusus adalah untuk melakukan dan mengembangkan usaha di bidang Perdagangan, Jasa, Industri, Pertambangan, dan Energi, Transportasi, Maritim dan Perikanan, Pos dan Telekomunikasi, Pariwisata dan bidang lainnya, ujar Bupati Belitung Ir.H.Darmansyah Husein dalam sambutan pembukaan acara Persiapan Usulan Kawasan Pariwisata Belitung untuk dijadikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Ruang Rapat Babel Room Lt.2 Billiton Hotel & Club.

Berdasarkan hal tersebut, maka KEK terdiri atas satu atau beberapa Zona, antara lain Zona Pengolahan, Ekspor, Logistik, Industri, Pengembangan Teknologi, Pariwisata, dan Energi yang kegiatannya dapat ditujukan untuk ekspor dan untuk dalam negeri. KEK dikembangkan melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geo-ekonomi dan geo-strategi dan berfungsi untuk menampung kegiatan industri, ekspor, impor dan kegiatan ekonomi lainnya, yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasional, serta di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dapat dibangun juga fasilitas pendukung dan perumahan bagi pekerja serta lokasi untuk Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan koperasi ujar Bupati

Selain itu lanjut Bupati, lokasi yang diusulkan untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), berdasarkan Pasal 4 Undang-Undang KEK antara lain sesuai dengan rencana tata ruang wilayah dan tidak berpotensi mengganggu kawasan lindung, Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan mendukung pengelolaan KEK, terletak pada posisi yang dekat dengan jalur perdagangan Internasional atau berdekatan dengan jalur perdagangan Internasional atau pada wilayah potensi sumber daya unggulan, serta mempunyai batas yang jelas.

Pada kesempatan ini juga Bupati menyampaikan, selain Kawasan Tanjung Batu diusulkan menjadi KEK, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung tengah berbenah untuk mengusulkan Kawasan Tanjung Kelayang di Kecamatan Sijuk untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata, hal ini sejalan dengan ditetapkannya Kawasan Tanjung Kelayang dan sekitarnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, sebagaimana tertuang dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (RIPARNAS) Tahun 2010 – 2015 sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 tahun 2011.

Acara ini dihadiri oleh Ambar Rukmi (Kasubdit KEK Direktorat Perancangan Destinasi dan Investasi Pariwisata Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif), Mardi Santoso (Dewan Nasional KEK Kemenko Perekonomian), Hari Ristanto beserta tim surveyer (Pemetaan Kawasan Pariwisata yang akan diajukan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus, Agus Feriyadi (kabid.Perencanaan Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Prop.Kep.Babel), Hutriadi,S.Si (Kasubdit. Teknisi Amdal & Evaluasi BLHD Prop.Kep.Babel), Sony Tanod & Edwan Hilman (Aerowisata/Bussines Development), Wakil Bupati Belitung, Assisten II Setda Kab. Belitung, Kadin. Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung, Kepala Disperindagkop Kab. Belitung, Camat Sijuk, serta undangan lainnya. (Humas)

Sumber: Humas Setda Kab. Belitung