Jum'at, 25 Januari 2013 10:21

“CLIPPER ODYSSEY” KEMBALI DISAMBUT HANGAT OLEH PEMERINTAH KABUPATEN BELITUNG

Tanjungpandan, Jum’at (18/01), sekitar pukul 11.30 WIB “Clipper Odyssey” akhirnya bersandar di Pelabuhan Tanjung Batu, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau untuk kedua kalinya. Kedatangan “Clipper Odyssey” kali ini memang tidak membawa turis sebanyak dua tahun lalu. Kali ini hanya 35 orang warga Negara asing dan 3 orang warga Negara Indonesia. Namun Pemerintah Kabupaten Belitung tetap menyambut dengan hangat para turis-turis tersebut. Karena bagi pemerintah Kabupaten Belitung, kedatangan para turis ini dapat bercerita akan keindahan Kabupaten Belitung ini kepada kerabat dan rekan-rekan meraka di negaranya masing-masing.

Turun dari kapal, para turis langsung disambut oleh Bujang Dayang Kabupaten Belitung dan anak-anak sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK Pariwisata yang memakai pakaian khas Belitung sehingga menarik perhatian para turis untuk langsung berfoto bersama mereka. Selain itu, para guide juga sudah siap mendampingi para turis. Selanjutnya para turis ini bertolak menuju Rumah Adat Belitung, sebagai tempat puncak acara penyambutan.

Tiba di Jalan gajah Mada, sekitar 100 meter dari Rumah Adat Belitung, para turis turun dari bus dan disambut dengan kesenian Barong Bali dan Barong Kuda Lumping. Sambil berjalan menuju Rumah Adat Belitung, para turis dikawal oleh grup Barongsai untuk masuk melewati gerbang Rumah Dinas Bupati Belitung dan langsung disambut oleh Bupati Belitung beserta Isteri dan Forkompinda Kabupaten Belitung. Setelah bersalaman, para turis bersama Bupati Belitung beserta Forkompinda bersama-sama menuju ke Rumah Adat sambil menyaksikan tarian Selamat Datang “Sekapur Sirih” dari Sanggar Karya Seni Belitung.

Di dalam rumah adat, para turis terlihat sangat terkesan dengan semua aksen yang ada di rumah adat. Banyak diantaranya yang tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk langsung mengambil beberapa foto dari semua sudut rumah adat. Sebelum mereka disuguhkan kue-kue khas Belitung seperti Rintak, Dadar Gulung, Talam udang, Bingke, Kue satu, Bugis dan Talam Menggale. Acara diawali dengan penyerahan plakat oleh Bupati Belitung kepada tur leader, selendang dan sinding kepada perwakilan turis sebagai tamu kehormatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Belitung Ir. H. Darmansyah Husein dalam sambutannya mengucapkan kedatangan rombongan turis akan selalu disambut baik di Belitung. Bupati berharap, para turis dapat menikmati keindahan panorama di Belitung ini sehingga akan menyampaikannya kembali kepada kawan-kawan diseluruh penjuru dunia.

Sementara, Mike salah satu perwakilan dari rombongan turis yang untuk kedua kalinya datang ke Belitung mengucapkan terima kasih karena masyarakat Belitung selalu menyambut baik kedatangan rombongan, baik rombongan pada Tahun 2011 lalu maupun rombongannya kali ini. Ia mengatakan, sangat senang dapat kembali ke Belitung ini. Karena menurutnya di Belitung ini banyak sekali keindahan, baik masyarakat ataupun panorama pantainya. “Saya selalu bercerita kepada teman-teman akan keindahan yang saya lihat di Belitung ini, dan tidak sedikit yang penasaran akan Belitung ini. Kali ini saya tidak sabar untuk segera mengunjungi Pantai Tanjung Tinggi” kata Mike. Tidak lupa, ia juga menyampaikan ucapan terima kasihnya atas Sinding dan Selendang khas Belitung yang diberikan langsung oleh Bupati Belitung Ir. H. Darmansyah Husein.

Setelah acara selesai di dalam Rumah Adat, seluruh rombongan dipersilahkan keluar untuk melihat lihat ataupun membeli cinderamata sambil menyaksikan pertunjukan Campak Darat Kembang Ketakong. Para turis cukup antusias saat berkunjung ke stand penjual makanan khas Belitung dan cinderamata. Tidak sedikit yang berbelanja untuk dibawanya sebagai buah tangan ke Negara asalnya. Contohnya, Yuen Shiu Lana warga Negara Hongkong yang berbelanja  banyak produk makanan atau camilan khas Belitung.

Sebelum para turis ini kembali ke kapal, untuk langsung bertolak ke Singapore, para turis melanjutkan perjalanan ke Pantai Tanjung Tinggi. (Nie)
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung