Rabu, 27 Februari 2013 12:40

WAGUB BABEL, RUSTAM EFFENDI, B.Sc BUKA RAKOR BIDANG KETENAGAKERJAAN DAN KETRANSMIGRASIAN TAHUN 2013

Tanjungpandan – Untuk menuju pembangunan ketenagakerjaan dan ketransmigrasian di Prov. Kep. Bangka Belitung yang terarah, diperlukan perencanaan tenaga kerja yang berisi proyeksi angkatan kerja dan proyeksi kesempatan kerja berbagai karakteristik, termasuk proyeksi tingkat pengangguran. Hal ini merupakan langkah awal dalam pemecahan berbagai masalah ketenagakerjaan. Disamping itu kerjasama yang lebih erat dan sungguh-sungguh dari semua pihak untuk implementasi di lapangan guna merealisasikan berbagai target yang ditetapkan. Demikian yang dikatakan oleh Wakil Gubernur Prov. Kep. Bangka Belitung Rustam Effendi B.Sc saat membuka rapat koordinasi (Rakor) Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Tingkat Provinsi Bangka Belitung Tahun 2013 yang berlangsung di Hotel Bahamas, Selasa (26/02).

Pembangunan ketenagakerjaan dan ketransmigrasian mempunyai sifat yang sangat inklusif yang melibatkan banyak pihak sebagai pemangku kepentingan atau stakeholders. Sebagai suatu daerah yang baru tumbuh dan berkembang dengan jumlah penduduk usia kerja (usia 15 tahun keatas) berdasarkan berita resmi BPS bulan Nopember 2012 sebesar 920.065 orang memiliki potensi ketenagakerjaan yang cukup besar, sebagian dari potensi tersebut adalah pengangguran terbuka sebesar 21.061 orang, yang apabila didayagunakan dengan optimal akan bermanfaat bagi pembangunan.

Kegiatan yang bertemakan Sinergitas dan Konektivitas serta Penguatan Pelaksanaan Program dan Anggaran secara Efektif, Efisien, dan Akuntabel menuju Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini akan berlangsung selama 3 (hari), dimulai pada tanggal 25 s.d 27 Februari 2013.

Wagub menambahkan keberhasilan pembangunan kawasan transmigrasi ini juga sangat ditentukan oleh berbagai hal, salah satunya adalah prosedur pembangunan transmigrasi itu sendiri, termasuk di dalamnya aspek perencanaannya. Perencanaan pemukiman transmigrasi merupakan awal dari serangkaian kegiatan pembangunan kawasan transmigrasi dan menjadi dasar dalam menyusun program. Wagub berharap, prosedur pembangunan dapat berjalan dengan baik dan runtut sehingga dapat menghasilkan pembangunan kawasan yang berkualitas dan berprospek untuk berkembang dikemudian hari. Selain itu diharapkan juga petugas dan pelaksana program pembinaan diharapkan dapat melakukan analisis potensi dan kendala pengembangan secara lebih tajam, dan selanjutnya dapat dijadikan sebagai bahan dasar penyusunan rencana pengembangan yang relevan sesuai dengan kebutuhan masyarakat transmigrasi setempat.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kep. Bangka Belitung, Didik Suprapto, SH mengatakan bahwa penciptaan lapangan kerja baru di daerah masih belum mampu untuk menyerap pertumbuhan angkatan kerja yang setiap tahun meningkat sejalan dengan tingkat kelulusan dari lembaga pendidikan. Disamping itu sebagian besar angkatan kerja ini tidak memiliki keterampilan yang memadai yang dibutuhkan oleh pasar kerja. Maka dari itu dalam RPJMD 2012-2017, Pemerintah Provinsi Kep. Bangka Belitung berupaya untuk menurunkan angka pengangguran dari 3,61% pada tahun 2011 menjadi dibawah 2,58% pada tahun 2017. Implementasi dari target penurunan angka pengangguran ini adalah melalui upaya memaksimalkan pemerataan kesempatan kerja dan penyediaan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan pembangunan serta memaksimalkan pemberdayaan dan pendayagunaan tenaga kerja secara optimal dan manusiawi.

Rapat koordinasi bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian ini dilaksanakan dengan maksud untuk mempersiapkan rencana program/kegiatan dan rencana anggaran tahun anggaran 2013 sesuai dengan kebijakan pembangunan daerah yang akan ditetapkan dalam RPJMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2012-2017, yang diharapkan dapat mempercepat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, adanya sinergitas dan konektivitas serta penguatan pelaksanaan program pembangunan ketenagakerjaan dan ketransmigrasian provinsi dengan kabupaten/kota.

Turut hadir dalam acara, Ka. Biro Kemenakertrans RI, Wakil Bupati Belitung Sahani Saleh S.Sos, Ka. Bappeda Prov. Babel, Inspektur Prov. Babel, Asisten I Setda Bidang Pemerintahan, Hj. B. Maiya Hasibuan, SH, Kadinsosnakertrans Kabupaten Belitung, Kadinsosnakertrans Kabupaten Bangka Tengah, serta undangan lainnya. (Nie)

Sumber: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kep. Bangka Belitung