Rabu, 6 Maret 2013 09:05

KEMNAKERTRANS GELAR TOT K3 USAHA KECIL DAN MENENGAH (WISE PROGRAM) DI BELITUNG

Tanjungpandan - Direktorat Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PNK3) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Belitung, menggelar Taining of Trainer (TOT) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Usaha Kecil Menengah (Working Improvement on Small Enterprises/ WISE Program), Selasa (5/3) bertempat di Hotel Grand Hatika Tanjungpandan.

Kegiatan yang diselenggarakan selama 3 hari ini, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi pengawas ketenagakerjaan, anggota Apindo dan serikat peserta/ buruh dalam melakukan pembinaan K3 di Usaha Kecil dan Menengah. Tidak hanya itu kegiatan ini juga untuk meningkatkan pelaksanaan K3 di Usaha Kecil dan Menengah, sehingga dapat mendorong tercapainya Indonesia yang berbudaya K3 Tahun 2015.

Kepala Sub Direktorat Kesehatan Kerja Direktorat Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PNK3) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, selaku Ketua Panitia, Dedy Hadi Gumelar, SE.MM melaporkan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 40 orang yeng terdiri dari Pengawas Ketenagakerjaan, Anggota APINDO/ Pengusaha serta serikat pekerja/ buruh.

Selain itu Dedy menambahkan Metode yang digunakan untuk TOT ini antara lain penyampaian materi secara classical, diskusi, kunjungan ke perusahaan dan presentasi (micro teaching) dengan fasilitator/ instruktur berasal dari pejabat struktural di lingkungan Direktorat Pengawasan Norma K3 serta pengawas ketenagakerjaan dari kemnakertrans.

Dalam kesempatan ini, Bupati Belitung yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Drs. H. Abdul Fatah, M.Si dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung sejak lama telah berkomitmen untuk terus mendukung Pemerintah Pusat dalam melakukan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap tenaga kerja di Kabupaten Belitung yang berjumlah 15.259 orang tenaga kerja dari 270 Perusahaan.

Salah satu tujuan komitmen Pemerintah Daerah tersebut lanjut Abdul Fatah adalah sebagai upaya untuk menuju masyarakat yang berbudaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya dalam hubungan industrial.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja Direktorat Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PNK3) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Ir. Amri AK, MM dalam arahannya menyampaikan kecelakaan kerja bukan hanya menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material bagi pekerja dan pengusaha tetapi dapat juga mengganggu proses produksi secara menyeluruh dan merusak lingkungan yang akhirnya berdampak pada masyarakat luas. Karena itu, perlu dilakukan upaya nyata untuk mengurangi dan mencegah resiko terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja secara maksimal melalui pelaksanaan K3 yang mantap, mandiri, berdisiplin dan produktif dalam rangka menciptakan kecelakaan nihil.

Ditambahkan Amri untuk mencapai hal tersebut diperlukan tenaga kerja yang handal dengan mengembangkan sumber daya manusia melalui peningkatan ilmu pengetahuan dan sikap mental yang disiplin dan beretos kerja yang tinggi. Dengan tenaga kerja yang handal, maka tuntutan pelaksanaan K3 secara mantap dan terkoordinasi di semua kegiatan dapat terlaksana secara normal.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Sub Direktorat Mekanik, Uap dan Bejana Tekan Direktorat Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PNK3) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Agus Sunaryo,  Kepala Sub Direktorat Lingkungan Kerja Direktorat Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PNK3) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Herman Bagus, SpMk3, staf kementerian, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi, Drg. Hj. Dian Farida, MHM, para peserta TOT serta undangan lainnya.

Sumber: Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Belitung