Rabu, 5 Juni 2013 01:44

JALAN SANTAI HARI BUMI 2013

Tanjungpandan, Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia 2013, Kantor Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Belitung menggelar beberapa kegiatan yaitu Lomba Lukis Tingkat SMP dan Jalan Santai (2/6).

Pada peringatan Hari Bumi Sedunia 2013 ini Kementerian Lingkungan Hidup mengusung tema  “Ubah Perilaku dan Pola Konsumsi Untuk Selamatkan Lingkungan”. Maksud diambilnya tema tersebut, untuk memberikan gambaran yang mudah serta membuka kesadaran kita semua atas pentingnya menyikapi pemanfaatan makanan dan sumber daya alam termasuk pemanfaatan bahan makanan secara bijak.

Beberapa hal yang patut dipertimbangkan bahwa perilaku “membuang” makanan bukan hanya berdampak pada pemborosan keuangan namun limbah makanan juga akan menyebabkan :
1. Pencemaran lingkungan. Sisa sampah organik yang berasal dari makanan hanya 2.2% yang dikomposkan, selebihnya dibuang dan menjadi beban pencemaran lingkungan.
2. Pemborosan konsumsi bahan bakar yang telah digunakan untuk transportasi,  penyimpanan  dan pendistribusian.
3. Penggunaan bahan kimia – seperti pupuk dan pestisida yang telah digunakan selama masa penumbuhan tanaman.
4. Makanan membusuk menciptakan lebih banyak metana (salah satunya penyebab gas rumah kaca dan berkontribusi terhadap pemanasan global). Dalam jumlah yang sama, metana 23 kali lebih kuat daripada C02 menyumbang pembentukan emisi gas rumah kaca.  Karenanya, besarnya jumlah makanan terbuang ke tempat pembuangan sampah secara signifikan berkontribusi terhadap perubahan iklim yang terjadi selama ini.

Dalam Sambutannya, Bupati Belitung Ir. H. Darmansyah Husein menjelaskan  efek rumah kaca ? Efek rumah kaca atau dalam bahasa asingnya dikenal dengan istilah green house effect adalah suatu fenomena dimana gelombang pendek radiasi matahari menembus atmosfer dan berubah menjadi gelombang panjang ketika mencapai permukaan bumi. Setelah mencapai permukaan bumi, sebagian gelombang tersebut dipantulkan kembali ke atmosfer. Namun tidak seluruh gelombang yang dipantulkan itu dilepaskan ke angkasa luar. Sebagian gelombang panjang dipantulkan kembali oleh lapisan gas rumah kaca di atmosfer ke permukaan bumi. Gas rumah kaca adalah gas-gas di atmosfer yang memiliki kemampuan untuk menyerap radiasi matahari yang dipantulkan oleh bumi sehingga bumi menjadi semakin panas. Jika hal ini terus dibiarkan maka mahluk hidup di bumi akan punah. Untuk itu Bupati Belitung mengajak masyarakat untuk selalu menjaga dan memelihara lingkungan.
Sumber: Badan Lingkungan Hidup Daerah Kab. Belitung