Minggu, 25 Agustus 2013 13:21

Sosialisasi Security Awareness

TANJUNGPANDAN, Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I. dan Indonesia Security Incident Response Team On Internet Infrastructure/Coordination Center (Id-SIRTII/CC) menyelenggarakan Sosialisasi Security Awareness di Hotel Billiton Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Kegiatan Sosialisasi Security Awareness diikuti oleh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung dan instansi-instansi vertikal di Kabupaten Belitung. Materi / narasumber pada Kegiatan Sosialisasi Security Awareness disampaikan oleh Carlia dengan materi Mengenal Lebih dekat Peran dan Aktifitas ID-SIRTII/CC, Bisyron Wahyudi dengan materi Kemanan Informasi dan Salahudin dengan materi Understanding Document Security.

Dikutip dari website idsirtii.or.id, gagasan untuk mendirikan Id-SIRTII/CC (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/Coordination Center) telah mulai disampaikan oleh beberapa kalangan khususnya praktisi, industri, akademisi, komunitas teknologi informasi dan Pemerintah sejak tahun 2005.

Para pemrakarsa (pendiri dan stake holder) ini antara lain adalah:
1. DIRJENPOSTEL (Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi).
2. POLRI (Kepolisian Repulik Indonesia).
3. KEJAGUNG (Kejaksaan Agung Republik Indonesia).
4. BI (Bank Indonesia).
5. APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia).
6. AWARI (Asosiasi Warung Internet Indonesia).
7. Asosiasi Kartu Kredit Indonesia.
8. MASTEL (Masyarakat Telematika Indonesia).

Id-SIRTII/CC memiliki tugas pokok melakukan sosialisasi dengan pihak terkait tentang IT security (keamanan sistem informasi), melakukan pemantauan dini, pendeteksian dini, peringatan dini terhadap ancaman terhadap jaringan telekomunikasi dari dalam maupun luar negeri khususnya dalam tindakan pengamanan pemanfaatan jaringan, membuat/menjalankan/mengembangkan dan database log file serta statistik keamanan Internet di Indonesia.

Id-SIRTII/CC memberikan bantuan asistensi/pendampingan untuk meningkatkan sistem pengamanan dan keamanan di instansi/lembaga strategis (critical infrastructure) di Indonesia dan menjadi sentra koordinasi (Coordination Center/CC) tiap inisiatif di dalam dan di luar negeri sekaligus sebagai single point of contact. Id-SIRTII/CC juga menyelenggarakan penelitian dan pengembangan di bidang pengamanan teknologi informasi/sistem informasi.

Saat ini fasilitas laboratorium yang telah dimiliki antara lain: pusat pelatihan, laboratorium simulasi pengamanan, digital forensic, malware analysis, data mining dan menyelenggarakan proyek content filtering, anti spam dll.

Rentannya pengamanan sistem informasi dapat menimbulkan ancaman, gangguan dan serangan. Bukan tidak mungkin kegiatan tersebut bisa menimbulkan kerugian ekonomis hingga berhentinya layanan bagi pengguna. Sebagai contoh: hilangnya sumber daya internet di Indonesia hanya karena terjadinya penumpukan paket informasi sampah akibat serangan yang dikirimkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Id-SIRTII/CC juga memiliki peran pendukung dalam penegakan hukum khususnya terhadap kejahatan yang memanfaatkan teknologi informasi. Terutama dalam penyajian alat bukti elektronik, Id-SIRTII/CC memiliki fasilitas, keahlian dan prosedur untuk melakukan analisa sehingga dapat menjadikan material alat bukti tersebut bernilai secara hukum. Dalam suatu penyidikan, Id-SIRTII/CC memiliki peran sentral dalam memberikan informasi seputar statistik dan pola serangan (insiden) di dalam lalu lintas internet Indonesia. (AMP)

Sumber: Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kab Belitung