Senin, 9 September 2013 21:51

JUMDI RESMI DILANTIK SEBAGAI KEPALA BNNK BELITUNG

Tanjungpandan, Kepala Badan Narkotika Nasional Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. Setyo Raharjo melantik Jumdi, S.T, M.M.Pd sebagai Kepala BNN Kabupaten Belitung pada Kamis, (5/9) bertempat di Ruang Sidang Pemkab Belitung dengan dihadiri oleh Plt. Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos, unsur Forkominda Kabupaten Belitung, perwakilan Kepala Dinas/Badan/Kantor/Bagian di lingkungan Pemkab Kabupaten Belitung, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Kepala BNN Propinsi Babel mengatakan, dengan dilantiknya saudara sebagai Kepala BNNK Belitung, maka mulai saat ini saudara akan menjadi pimpinan dan panutan bagi staf yang berada di BNNK Belitung. Tugas pemimpin tidaklah mudah dan ringan. Setiap gerak langkah akan dilihat dan dinilai oleh bawahan saudara. Keberhasilan dalam menjalankan organisasi bukan hal mutlak yang disebabkan oleh keberadaan pimpinan, akan tetapi karena adanya komitmen kuat dari staf untuk bersama-sama membantu pimpinan dalam mewujudkan tujuan organisasi.

Selanjutnya Setyo juga menghimbau Kepala BNNK Belitung untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya mengatasi permasalahan narkoba di wilayah Kabupaten Belitung dengan melakukan upaya konsolidasi internal, mengedepankan dan membentuk team work dalam menjalankan organisasi, meningkatkan kinerja organisasi, menggunakan anggaran secara efektif, ekonomis, dan efisien, meningkatkan kerjasama dan koordinasi yang baik, serta membangun kemitraan dengan media massa dan masyarakat.

Sementara H. Sahani Saleh, S.Sos dalam sambutannya mengharapkan agar BNNK Kabupaten dapat terus melakukan upaya sosialisasi dan komunikasi yang sinergis dengan semua pihak terkait, agar masalah narkoba dapat segera ditekan seminimal mungkin. Berbagai pendekatan harus mulai dilakukan agar tidak terjadi dampak yang lebih luas lagi, utamanya melalui pendekatan agama dan sosial budaya kepada generasi muda kita khususnya.

Lebih jauh, Sahani juga berharap agar BNNK Belitung tidak semata-mata melakukan upaya pemberantasan dan pencegahan Narkoba, tetapi juga melakukan penanganan terhadap zat-zat dan obat-obatan yang bisa merusak, seperti halnya aibon, dan sebagainya. (fradika)
Sumber: BNN KAbupaten Belitung