Rabu, 30 Oktober 2013 21:16

PEMBUKAAN PENILAIAN PROGRAM TERPADU PENINGKATAN PERANAN WANITA MENUJU KELUARGA SEHAT SEJAHTERA (P2WKSS) DI DESA BANTAN, KECAMATAN MEMBALONG

Tanjungpandan – Plt. Bupati Belitung H. Sahani Saleh, S. Sos yang diwakili oleh Plt. Sekda Kabupaten Belitung Ir. Arpani membuka acara Penilaian Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), Senin (28/10) 2013, bertempat di Halaman Kantor Kepala Desa Bantan Kecamatan Membalong. Acara ini bertujuan untuk pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) yang ada di desa-desa di Kabupaten Belitung.

Dalam kesempatan ini perwakilan Tim Penggerak PKK Desa Bantan dalam sambutannya mengatakan, pemberdayaan dan kesejahteraankeluarga (PKK) adalah suatu gerakan pembangunan yang tumbuh dari bawah dengan wanita sebagai motor penggeraknya, perkembangannya harus terus dipacu terhadap kesadaran wanita dalam rangka mewujudkan keluarga yang sejahtera baik lahir maupun batin. Menyadari akan perkembangan dan semakin mengakarnya kegiatan pemberdayaan kesejahteraan keluarga ini di masyarakat terutama menggalakkan pelaksanaan 10 program pokok PKK sampai kelapisan masyarakat yang paling bawah. Oleh sebab itu perlu ditopang dengan kemampuan Tim Penggerak PKK dan jajarannya, khususnya Tim Penggerak PKK Desa Bantan sebagai ujung tombak. “Diharapkan dengan semakin banyak pembinaan, bimbingan, monitorning dan evaluasi dari berbagai pihak, diharapkan Tim Penggerak PKK Desa Bantan semakin terampil dalam melaksanakan tugas-tugas dilapangan” ujarnya.

Plt. Bupati Belitung H. Sahani Saleh, S. Sos dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ir. Arpani selaku Plt. Sekda Kabupaten Belitung mengatakan, rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJP) Tahun 2005-2025 telah jelas mengamanatkan bahwa untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan, perlu dibentuk satu lembaga yang mampu mengemban kebijakan daerah dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dan anak. Perempuan Indonesia khususnya di Kabupaten Belitung perlu ditingkatkan perannya dalam pembangunan, mengingat 48,62 % dari jumlah penduduk Kabupaten Belitung adalah perempuan. Menurut data, pada Tahun 2012 Penduduk Kabupaten Belitung berjumlah 167.652 orang yang terdiri dari 86.140 orang laki-laki dan 81.512 orang perempuan. Dari jumlah perempuan tersebut 48,52 % berada pada usia produktif 15 tahun keatas dan belum berperan optimal karena kualitas hidupnya belum maksimal. “Sebenarnya potensi perempuan merupakan asset nasional yang besar, yang harus dapat dikembangkan untuk membangun daerah, khususnya Kabupaten Belitung. Jika perempuan tidak diberi kesempatan untuk mengembangkan potensinya, maka perempuan dapat menjadi beban bangsa serta mengurangi nilai hasil pembangunan yang telah dan akan dicapai” ujar Arpani.

Acara tersebut dihadiri Tim Penilai Lomba P2WKSS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Plt. Kepala BPMPDPKB Kabupaten Belitung, Camat se-Kabupaten Belitung, Kepala Desa se-Kecamatan Membalong, Dinas Instansi se-Kecamatan Membalong beserta tamu undangan lainnya.

Adapun Pemenang Program  Pemberdayaan Perempuan Tingkat Kabupaten Belitung Tahun 2013 :

I. Program Desa Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS)


II. Kecamatan Sayang Ibu



III. Kelompok Bina Keluarga dan Balita (BKB)


IV. Pengelola Perusahaan yang memperkejakan Tenaga Kerja Perempuan

                                                                            

 

Sumber: Panitia Lomba P2WKSS