Rabu, 15 Januari 2014 11:00

Pemanfaatan Infrastruktur e-Government Kabupaten Belitung

TANJUNGPANDAN, dishubkominfo.belitungkab.go.id – Bupati Belitung H. Sahani Saleh S.Sos dan Wakil Bupati Belitung Drs. H. Erwandi A. Rani melakukan video conference dan panggilan telepon melalui VOIP dengan Beberapa Kepala SKPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung di ruang rapat Bupati Belitung, Rabu 15/01/2014. Dalam kesempatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Belitung berdialog dan berdiskusi dengan Kepala SKPD dan camat terkait pelaksanaan dan kegiatan Pemerintahan.

 

Dalam kegiatan penggunaan dan pemanfaatan Video Conference dan VOIP hadir Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung, Kabag Humas Setda Kabupaten Belitung beserta staf, Tim LAN Setda, Pengelola e-Government Kabupaten Belitung dari Bidang Komunikasi dan Informatika Dishub Kominfo Belitung dan wartawan harian lokal di Kabupaten Belitung.

 

Penggunaan dan pemanfaatan video conference dan VOIP sekaligus menandai tahap awal pembangunan infrastruktur e-Government Kabupaten Belitung tahun 2013 yang dibangun oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung.

 

Video conference yang juga dikenal dengan video teleconference adalah suatu teknologi telekomunikasi interaktif yang memungkinkan dua lokasi atau lebih untuk berinteraksi lewat video dan audio secara simultan. Video conference berbeda dengan videophone yang memang di desain untuk melayani video antar dua orang secara individu. Teknologi utama yang digunakan dalam sistem video conference adalah kompresi digital dari suara dan video stream yang real time.

 

Teknologi video conference tidak lepas dari kemajuan teknologi kompresi audio dan video. Dengan banyaknya teknik kompresi yang ada saat ini memungkinkan audio dan video dapat dikirim secara bersamaan dalam jaringan dengan bandwidth yang seefisien mungkin dan dengan kualitas yang dapat diterima.

 

Voice over Internet Protocol (VoIP) adalah teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP. Dalam komunikasi VoIP, pemakai melakukan hubungan telepon melalui terminal yang berupa PC atau telepon. Terminal akan berkomunikasi dengan gateway melalui telefoni lokal. Hubungan antar gateway dilakukan melalui network IP.Network IP dapat berupa network paket apapun, termasuk ATM, FR, Internet, Intranet, atau line E1. Voip menawarkan transportasi sinyal yang lebih murah, feature tambahan, dan transparansi terhadap data komputer. Hambatan Voip saat ini adalah kehandalannya yang di bawah telefoni biasa, dan soal standarisasi yang akan menyangkut masalah interoperabilitas.

 

Dengan bertelepon menggunakan Voip, banyak keuntungan yang dapat diambil. Diantaranya adalah dari segi biaya, jelas lebih murah dari tarif telepon tradisional, karena jaringan IP bersifat global sehingga untuk hubungan Internasional dapat ditekan hingga 70%. Selain itu, biaya maintenance dapat di tekan karena voice dan data network terpisah, sehingga IP Phone dapat ditambah, dipindah dan di ubah. Hal ini karena Voip dapat dipasang di sembarang ethernet dan IP address, tidak seperti telepon tradisional yang harus mempunyai port tersendiri di Sentral atau PBX. (AMP)

 

Sumber: Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kab. Belitung