Selasa, 1 April 2014 11:00

Workshop Pengelolaan Lingkungan Hidup Bagi Masyarakat

Tanjungpandan – Asisten II Setda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Arpani  yang mewakili Bupati Belitung menghadiri sekaligus membuka Kegiatan Workshop Pengelolaan Lingkungan Hidup Bagi Masyarakat Tahun Anggaran 2014, Selasa (01/04) 2014, bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Biliton Tanjungpandan. Peserta Kegiatan Workshop Pengelolaan Lingkungan Hidup Bagi Masyarakat ini diikuti oleh 60 orang peserta, yang berasal dari Kecamatan Tanjungpandan dan Kecamatan Sijuk. Narasumber kegiatan ini merupakan praktisi lingkungan yang berasal dari luar daerah dengan bidang ahli pengelolaan sampah organik dan sampah non organik, serta bidang ahli pemanfaatan sumber daya alam lingkungan sekitar.

 

Kepala BLHD Kabupaten Belitung, Ir. H. M. Ubaidillah dalam sambutannya mengatakan Kegiatan Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan salah satu Program Kementrian Lingkungan Hidup dalam rangka peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup di tempat tinggal dan sekitarnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup, serta supaya terciptanya suatu masyarakat yang mengerti dan memahami pentingnya upaya PLH (pengelolaan lingkungan hidup). “ Makin kedepan akan makin sulit untuk membuang sampah, dikarenakan jumlahnya yang sudah tidak terkontrol lagi. Itulah penyebab diadakan kegiatan ini, supaya sampah yang masih ada nilai ekonomisnya jangan langsung dibuang akan tetapi diolah dulu sehingga menghasilkan nilai ekonomis “ ujar Kepala BLHD Kabupaten Belitung.

 

Bupati Belitung dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten II Setda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Belitung, Ir. Arpani mengatakan semoga kegiatan ini mendatangkan manfaat bagi upaya kita bersama dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan hidup seoptimal mungkin. Karena pada hakekatnya, eksistensi dan kualitas hidup manusia sangatlah ditentukan oleh lingkungan. “ Untuk itulah lingkungan harus dikelola dengan sebaik mungkin serta dilandasi pemikiran jauh ke depan terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan dari pemberdayaan dan pemanfaatan lingkungan yang dilakukan, sehingga tindakan eksploitasi berlebihan dapat dihindari” Ujar Arpani.

 

Lebih lanjut dikatakannya, Pemerintah terus melakukan kebijakan pengetatan aturan atas izin pertambangan serta peningkatan pengawasan agar masalah eksploitasi tidak meluas dan merambah hutan-hutan konservasi, kawasan wisata dan resapan air ataupun sumber-sumber air lainnya. Sekalipun atas nama untuk mencari nafkah dan sumber ekonomi serta kesejahteraan masyarakat banyak. “ Mulailah upaya kepedulian terhadap lingkungan melalui cara bijak dan sederhana dari diri sendiri, berlanjut pada keluarga serta lingkungan sekitar. Karena ekosistem lingkungan mesti senantiasa dijaga keseimbangannya, supaya bisa terus dimanfaatkan” lanjutnya.

 

 

Sumber: BLHD Kabupaten Belitung