Kamis, 8 Mei 2014 16:00

Tanjungpandan - Asisten II Setda Kabupaten Belitung menghadiri pembukaan Bimbingan dan Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG), Penerapan Standar Produk dan Manajemen Mutu Bagi Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah

Tanjungpandan -  Asisten II Setda Kabupaten Belitung menghadiri pembukaan Bimbingan dan Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG), Penerapan Standar Produk dan Manajemen Mutu Bagi Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) yang dilaksanakan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha, Kamis (08/05), bertempat di Hotel Aston Tanjungpandan.

 

Acara tersebut merupakan program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha dan instansi terkait sebagai komitmen dan keberpihakan dalam upaya peningkatan produktifitas dan mutu untuk mendukung keberadaan koperasi dan UKM supaya terus berkembang menjadi pelaku usaha yang tangguh, produktif dan berdaya saing. Pelaksanaan  kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran koperasi usaha kecil dan menengah khususnya di sentra-sentra pengrajin tahu tempe dan ternak sapi untuk dapat mengelola dan memanfaatkan produksi. Memberikan pemahaman kepada UKM serta pentingnya standar mutu. Kemudian mensosialisasikan sumber akses dan pembiayaan kepada koperasi UKM yang membutuhkan tambahan pembiayaan bagi usaha melalui KUR.

 

Asisten II Setda Kabupaten Belitung, Ir Arpani  dalam sambutannya mengatakan “Pelaksanaan bimbingan dan sosialisasi ini merupakan wadah yang sangat tepat untuk mensinergikan program pusat dan daerah. Hal ini searah dengan pemberdayaan yang ditujukan pada pengembangan koperasi dan UMKM yang berbasis IPTEK dan berdaya saing bagi keberlangsungan proses pembangunan yang merata dan berkeadilan. Untuk itu, arah pemberdayaan yang ditujukan adalah pada peningkatan produktivitas usaha KUMKM. Disisi lain pemberdayaan koperasi dan UMKM ditujukan pada pemberdayaan usaha mikro dengan meningkatkan pendapatan masyarakat berpenghasilan rendah untuk mencapai indikator pembangunan dalam bentuk kesejahteraan rakyat dan daya saing perekonomian yang terus meningkat.

 

Sejalan dengan program pemberdayaan dan peningkatan peran koperasi dan UMKM tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung terus berupaya menumbuhkan dan mengembangkan program strategis, diantaranya; penguatan permodalan, fasilitasi akses pasar, peningkatan SDM, serta pengalokasian sarana usaha.

 

Lebih jauh, Saya berharap kiranya para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh–sungguh, mencermati setiap penjelasan agar dapat memahami hal-hal yang disampaikan oleh nara sumber dengan baik sesuai dengan tujuan yang kita harapkan bersama, sehingga pada penerapannya nanti tidak akan menimbulkan persoalan baru yang justru akan membuat pemanfaatan kegiatan ini menjadi sia-sia”, jelas Arpani.

 

Sementara itu Deputi VI Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha, Drs. Braman Setyo,M.Si  mengatakan “ Kami berharap sekali kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi pengembangan usaha di pulau Belitung ini dengan destinasi wisata yang sangat luar biasa. Kita mengikuti perkembangan-perkembangan dan sudah banyak memberikan dukungan-dukungan kepada koperasi yang bergerak di sektor pariwisata, contohnya ada di Raja Ampat, Pulau Komodo dan sebagainya. akan tetapi kita belum mendengar usulan-usulan dari Kabupaten Belitung ini apakah ada koperasi yang mengelola sarana wisata seperti itu, kalau memang belum segera diusulkan Ke Kementerian dan UKM.

 

Kita sudah melihat galeri UKM yang ada di Belitung, dan saya lihat sudah cukup baik, tertata rapi dan sebanyak 300 UKM sudah terlibat, akan tetapi sisi lain ada yang perlu diperhatikan yaitu kemasannya belum begitu menarik”,  ujarnya. 

 

Sumber: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha


Berita Lainnya