Senin, 26 Mei 2014 20:00

Wakil Bupati Belitung Ikut Meriahkan Peringatan Isra` Mi`raj di Masjid Al-Ihsan Desa Air Raya

Wakil Bupati Belitung, Drs H. Erwandi A. Rani ikut memeriahkan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Senin (26/05), bertempat di Masjid Al-Ihsan Desa Air Raya Tanjungpandan. Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Al-Ihsan berlangsung meriah dengan digelarnya beberapa lomba seperti lomba Mengaji, lomba Azan, lomba membaca Ayat-ayat pendek dan sebagainya khusus anak-anak masyarakat desa Air Raya. pada malam harinya panitia menghadirkan H. Ucu Simbromilisi sebagai penceramah Agama peringatan Isra’  Mi’raj.

 

Drs. H. Erwandi A. Rani dalam sambutannya mengatakan “  peringatan Isra’ Mi’raj bagi umat muslim memang sangatlah penting, karna Isra’ Mi’raj tidak terlepas atas perintah Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW untuk melaksanakan Shalat 5 Waktu.  kegiatan seperti ini harus dan terus kita tingkatkan, supaya di zaman modern seperti saat ini, hal-hal yang menyangkut keagamaan tidak tergerus oleh arus globalisasi. Kami mengharapkan kepada masyarakat untuk meramaikan masjid jangan hanya pada saat hari raya, atau adanya kegiatan seperti ini masjid-masjid telihat ramai, akan tetapi setiap hari tentunya pada saat jadwal shalat 5 waktu “, ujar Wabup.

 

Selaku penceramah dalam kegiatan tersebut, H Ucu Simbromilisi mengatakan “ Isra’ Mi’raj berasal dari dua kata yaitu: Isra’ dan Mi’raj. Isra’ berarti perjalanan malam (perjalanan dari Masjidil Haram ke masjidil Aqsa) dan Mi’raj berarti naik ke langit. Peristiwa Isra’ Mi’raj ini merupakan suatu peristiwa yang sangat penting bagi umat Islam karena dalam peristiwa ini didapat perintah untuk melakukan sholat yang diwajibkan bagi seluruh umat Islam.

 

Peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi pada tanggal 27 Rajab tahun 621 M, 3 tahun sebelum hijrah. Nabi Muhammad SAW saat itu berusia 51 tahun. Peristiwa luar biasa ini terjadi mulai dari lepas tengah malam sampai menjelang waktu subuh waktu Mekah.

 

Sebelum peristiwa itu terjadi, Rasulullah mengalami keadaan duka cita yang sangat mendalam. Beliau ditinggal oleh istrinya tercinta, Khadijah. Lalu beliau juga ditinggal oleh pamannya sendiri, Abu Thalib, yang sangat melindungi Nabi Muhammad. Karena ditinggalkan kedua orang yang sangat disayangi tersebut membuat beliau sangat berduka cita. Karena itu Allah SWT menghibur Nabi Muhammad dengan memperjalankan beliau, sampai kepada langit untuk bertemu dengan Allah SWT “,  jelasnya.

 

Seusai ceramah agama kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj ditutup dengan do’a bersama  dan  Tanya jawab dilanjutkan pembagian hadiah pemenang lomba yang diserahkan oleh Wakil Bupati Belitung, Drs. H. Erwandi A. Rani. 

 

Sumber: Humas Setda Kab. Belitung