Senin, 9 Juni 2014 09:00

Bupati dan Wakil Bupati Belitung Audiensi Dengan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Belitung

Bupati Belitung, H. Sahani Saleh,S.Sos dan Wakil Bupati Belitung, Drs. H Erwandi A. Rani melakukan Audiensi dengan pengurus PGRI Kabupaten Belitung, Senin, (9/06), bertempat di ruang kerja Bupati Belitung. Audiensi tersebut diselenggarakan sebagai pembentukan pengurus baru PGRI Kabupaten Belitung  dan akan diselenggarakan pada Tanggal 23 Juni mendatang.

 

Dalam arahannya Bupati Belitung menyampaikan “  PGRI Kabupaten Belitung perlu mengevaluasi dan pembenahan dalam peningkatan mutu serta kinerja guru-guru di Kabupaten Belitung. Untuk penerimaan pns tahun-tahun terakhir jangan menjadi batu loncatan, seperti minta pindah dan lain-lain. Seharusnya jumlah formasi guru dan perawat yang banyak, menjadikan guru-guru  bekerja maksimal  dan semestinya baik dimasyarakat.  Di Kabupaten Belitung ini, kesejehateraan guru sudah terpenuhi seperti guru dipulau-pulau mendapatkan tunjangan gelombang dan lain-lain. Saat ini kebijakan pemerintah pusat banyak menyulitkan daerah untuk itu kita harus bisa menyikapinya bersama-sama.

 

Kami mengharapkan ada rekomendasi PGRI Kabupaten Belitung untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Belitung, istilahnya usulan-usulan dari bawah disampaikan ke pemerintah.  Kepada guru-guru yang sudah dapat sertifikasi, dan mendapat gaji yang cukup besar, kami mengarapkan meningkatkan kinerjanya dan jangan bermalas-malasan, ” , ujar Bupati.  

 

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung dalam arahannya mengatakan “ Moral guru secara keseluruhan perlu menjadi perhatian kita bersama, jangan sampai terdengar dimasyarakat banyak guru-guru bermasalah, seperti, selingkuh, bolos kerja, kerja tidak maksimal dan lain sebagainya, dikarenakan merasa kesejahteraan guru terpenuhi dan cukup untuk berpoya-poya. Seharusnya guru menjadi panutan dimasyarakat, apalagi gaji guru saat ini lumayan besar,  mungkin gaji Bupati atau wakil Bupati saja kalah sama gaji guru.

 

Guru dimasyarakat jangan jadi cempedak bungkokMasok Ambong dak masok itong “ partisipasi guru di masyarakat perlu, seperti  ikut dalam gotong royong, jadi MC, sosialisasi kegiatan yang berkaitan dengan pemerintahan dan lain-lain. Kegiatan sosial seperti itu perlu dilakoni karna guru adalah panutan dimata masyarakat dan masyarakat membutuhkan itu. Saat ini tercatat di pengadilan agama sekitar 60 orang meminta rekomendasi nikah diusia dini,  diperkirakan meningkat di akhir tahun  dari tahun sebelumnya sekitar 90 orang dalam setahun. Kejadian tersebut bukan semata-mata kesalahan individu atau orangtuanya, akan tetapi juga dampak dari pendidikan dan tetap guru yang akhirnya disalahkan. Kami mengharapkan diadakan kegiatan sosialisasi atau  peningkatan moral serta kinerja guru di Kabupaten Belitung ini, dan berharap kinerja guru makin baik kedepannya “.

 

Audiensi  ditutup dengan pemberian cenderamata oleh PGRI Kabupaten Belitung kepada Bupati dan Wakil Bupati Belitung dilanjutkan foto bersama.

Sumber: Humas Setda Kab.Belitung