Selasa, 2 September 2014 09:30

Wakil Bupati Belitung Tutup Kegiatan Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) Hortikultura Kabupaten Belitung 2014

 

          Sijuk – Wakil Bupati Belitung, Drs. H Erwandi menutup kegiatan Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SL – PHT) HortiKultura, Selasa (02/09,  bertempat di perkebunan kelompok warga, Tani Mekar, Dusun 01, RT 04, RW 02, Desa Batu Itam Kecamatan Sijuk.

 

          Sebelum menutup kegiatan, Wakil Bupati langsung meninjau perkebunan milik Kelompok Tani Mitra yang berada disekitar lokasi kegiatan, Erwandipun turut memetik buah cabe yang telah matang dan mengaku terkesan atas tanaman yang terhampar  sekitar 2 hektar lebih tersebut dengan  beragam jenis tanaman seperti Cabe, Bawang, Sawi, Bayam dan lain sebagainya.

 

          Kegiatan Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) yang diadakan oleh Balai Perlindungan Tanaman dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Bangka Belitung bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Belitung tersebut telah berlangsung selama 3 bulan dengan peserta petani-petani dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Belitung.  tujuan akhir dari kegiatan tersebut yaitu untuk memberi pemahaman kepada para petani, yang selama ini mungkin hanya mengetahui, tanam , pupuk dan panen. Akan tetapi banyak hal yang perlu diketahui dalam pertanian seperti, bagaimana pengendalian organisme hama tanaman, penyakit tanaman, efek terlalu banyak pupuk dengan bahan kimia, dan lain sebagainya.

 

          Wakil Bupati Belitung dalam sambutannya mengatakan “ Saya memang hobi berkebun dan kecintaan kepada tanaman sejak dari dulu, akan tetapi saat ini tidak mempunyai waktu luang untuk berkebun karena telah diamanahkan oleh masyarakat Belitung menjadi Wakil Bupati dengan keterbatasan waktu yang ada. Jika menanam dirasa sangatlah perlu rasa kasih sayang dan diniatkan untuk kemasyalatan orang banyak. Alangkah senangnya melihat kebun seperti ini, dan mari kita timbulkan kecintaan sebagai petani jangan jadi petani musiman yang hanya ingin menanam ketika sayur mayur mahal. Informasi serta ilmu yang didapat pada kegiatan ini semoga bisa disebarluaskan kepada kawan-kawan lain yang mungkin belum mengetahui akan berbagai macam hal. Saat ini ada keraguan dimasyarakat antara menambang dan bertani, dan saya mengharapkan masyarakat bisa beralih bertani karena dampak positifnya ke lingkungan lebih banyak “, ujar Wabup.

 

          Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat pelatihan kepada 5 orang wakil dari Poktan/Alumni SL-PHT, penyerahan agen Hayati PGPR produksi Klinik PHT usaha tani mandiri dan penyerahan Sprayer kepada kelompok tani  Kelubi Makmur III desa Aik Gede dan  Kelompok tani Karya Tani desa Bantan oleh Wakil Bupati Belitung.

 

          Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas TPHP2KKP Kab.Belitung, Drh. Endang Titiek Udayanti, Kepala Bagian Humas Setda kabupaten Belitung, Rusdin,S.Ikom, Kepala Desa Batu itam serta undangan lainnya.

 

Sumber: Humas Setda Kab.Belitung