Jum'at, 26 September 2008 02:49

Sekitar 236 anggota Polres Belitung amankan Lebaran 2008

Tanjungpandan (WP),   Senyum dan wajah adalah pembuka jalan menuju persahabatan. Begitu kata pepatah bijak. Senyum dan wajah tidak melulu menjadi ciri resepsionis. Seorang  polisi patroli jalan raya seperti Pratomo tak kalah ingin  menawarkan pelayanan murah meriah itu  bagi masyarakat pengguna jalan di Pos Pelayanan yang disediakan Polres Belitung.

Mewujudkan keamanan memang bukan tanggung jawab petugas keamanan atau sebagian orang saja, tetapi tanggungjawab bersama elemen masyarakat. Untuk itu Polres Belitung melalui Kasat Lantas selalu mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban berkendaraan baik melalui spanduk ataupun pesan radio ataupun  menyampaikan himbauan melalui pengeras suara.  Dalam rangka pengamanan lebaran 2008, Polres Belitung mengupayakan pengendalian tindakan kriminal dan antisipasi kecelakaan lalu lintas melalui operasi “Ketupat Satam 2008” yang didahului dengan rapat koordinasi Polres, Pemkab Belitung dan unsur Muspida lainnya pada hari Senin (22/9). Esoknya (23/9) dilakukan Gelar Pasukan Pengamanan Lebaran Selasa yang melibatkan  sekitar 236 anggota Polres Belitung dibantu sejumlah anggota TNI, anggota Satpol PP. Operasi pengamanan lebaran ini dimulai dari tanggal 23 September hingga 4 Oktober 2008 yang meliputi tiga tahapan operasi yakni tahapan persiapan selama 3 hari (H-3 hingga H-1), tahapan pelaksanaan selama 11 hari (Hari H hingga H+10) dan tahapan konsolidasi selama 5 hari (H+1 hingga H+5).

Polres Belitung mengidentifikasi sejumlah titik rawan yang perlu diwaspadai oleh  masyarakat pengguna jalan terutama untuk mengantisipasi peningkatan lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1429 H.

Seperti dijelaskan Kabag Operasi Polres Belitung, Kompol Hermawan saat   memantau sejumlah pos pengamanan dan dan pelayanan Operasi Ketupat Satam 2008. Sejumlah titik pengendali kerawanan lalu lintas dan keamanan ditempatkan  yakni:

- Pusat Perbelanjaan seperti Pasar Ikan Jl. RE.Martadinata, Puncak Deptstore, Barata Dept Storeseperti, Simpang Lima Pusat Kota,  Pasar Inpres Jl.Bambang Utoyo, Pasar Hatta-Jl. Hayati Mahim.

- Pelaksanaan ibadah Sholat Ied (Mesjid Hidayatullah, Mesjid Al-Ihram-Jl.Melati, Mesjid Agung Al-Mabrur-Jl.Sudirman,Lapangan Bola Kampung Parit,  Halaman Gedung Nasional-Jl.Merdeka, Halaman Mapolres-Jl.Sijuk, Halaman Kantor Bupati-Jl.A.Yani).

- Kawasan Wisata (Pemandian Alam Tirta Marundang, Wisata Pantai Teluk Gembira, Wisata Bukit Berahu, Wisata pantai Tanjung Tinggi dan Pemandian Alam Suci Indah)

- Sejumlah jalan yang dilintasi Pawai Keliling Takbiran Idul Fitri 1429 H yang dimulai dari Gedung Nasional-Jl.Yos Sudarso-Jl.Siburik-Jl.Sriwijaya-Jl.Teuku Umar-Jl.Lettu Mad Daud, Jl.Patimura-Jl.Gatot Subroto-Jl.Sijuk-Jl.Kerjan-Jl.Hasan Saie (Kebun Jeruk)-Jl.Sudirman dan kembali ke halaman Gedung Nasional Tanjungpandan.

Selain memantau sejumlah titik lokasi arus mudik Lebaran seperti di Bandara Hanadjuddin, Pelabuhan Tanjungpandan, Pelabuhan Pegantungan dan Terminal Tanjungpandan.

Beberapa waktu yang lalu Polres Belitung juga sempat menahan 36 motor yang terjaring saat sejumlah pemuda melakukan lomba “automotif liar” yang tak jauh dari Mesjid Jamiek Al-Mabrur, menahan sekurang-kurang 100-an kendaraan dan merazia sejumlah kendaraan di lokasi rawan kecelakaan.

Langkah-langkah antisipasi Polres Belitung menjelang Hari Raya patut dipahami jika mengacu pada tingginya peningkatan jumlah kendaraan yang masuk ke Kabupaten Belitung. “ beberapa hari yang lalu saja ada dua truck yang diperkirakan  bermuatan 40 hingga 50 kendaraan bekas dari luar Belitung belum lagi kendaraan yang masuk ke salah satu agen yang mencapai 1000 kendaraan per bulannya”, kata Haposan yang ikut mendampingi Hermawan dalam pemantauan pos pelayanan dan pengamanan Lebaran 2008 pada  H-5 Hari Raya Idul Firtri 1429 H, Jum’at pagi (26/9). Sementara jumlah kendaraan berbagai jenis di Pulau Belitung yang terdata oleh Polres Belitung  hingga Juli 2008 mencapai 82.788 kendaraan meliputi 2.165 unit mobil penumpang, 4.469 unit mobil beban, 185 unit minibus dan 75.969 unit motor roda dua (Wartapraja,22/8).

Berdasarkan data Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas Polres Belitung, dari Januari hingga Juni  2008 telah terjadi 21 kecelakaan lalu lintas yang menelan 18 korban meninggal dunia, 7 korban luka berat, 5 korban luka ringan dan kerugian material diperkiraan mencapai Rp. 59,8 juta . Sedangkan jumlah pelanggaran lalu lintas mencapai 1743 kasus, masing bulan  Januari  208 kasus, Februari 437 kasus, Maret 232 kasus, April 428 kasus, Mei 304 kasus dan Juni 134 kasus.

Oleh karena itu saya berharap kehadiran anggota (polisi) di sejumlah titik rawan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam berkendaraan, kata Hermawan  kepada Warta Praja. Setiap Pos dikepalai oleh kepala regu yang terdiri dari 3 anggota polisi ditambah dengan personil dari Satpol PP (fithrorozi).
Sumber: