Selasa, 11 November 2014 08:00

KANTOR KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN GELAR BIMTEK PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DESA DAN SEKOLAH

Tanjungpandan__Dalam rangka menjadikan perpustakaan bagian dari kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan masyarakat  yang melek informasi dan ilmu pengetahuan, Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Belitung menggelar kegiatan bimbingan teknis pengelolaan dan pengembangan perpustakaan desa dan sekolah yang dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 11 s.d 13 November di Hotel Pondok Impian.

 

Bimtek  yang dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Arpani diikuti oleh petugas pengelola/pengurus perpustakaan sekolah dan desa se-Kabupaten Belitung sebanyak 80 peserta dengan menghadirkan narasumber dari Kabid Penyelenggaraan Pelatihan Pusdiklat Perpusnas Republik Indonesia, Drs. Deni Kurniadi, M. Hum dan Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercubuana Jakarta, Dr. Yoyoh Hereyah, M.Si.

 

Kepala Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Belitung selaku ketua panitia, Hairul, S.Ip dalam laporannya mengatakan kegiatan bimtek ini dilaksanakan sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 Bab II pasal 7 bahwa Pemerintah mempunyai kewajiban untuk membina dan mengembangkan kompetensi, profesionalitas pustakawan dan tenaga teknis perpustakaan, khususnya perpustakaan desa dan sekolah perlu ditingkatkan kompetensi sehingga terwujud peningkatan pengelolaan dan pengembangan perpustakaan desa dan sekolah yang lebih baik.

 

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Belitung yang dibacakan oleh Ir. Arpani dijelaskan bahwa sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan bahwasanya pembinaan dan pengembangan perpustakaan merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga upaya Pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui perpustakaan bisa dicapai dan diwujudkan.

 

‘’Kepada para peserta diharapkan agar dapat meningkatkan minat membaca, mulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga. Sedini mungkin terapkan budaya membaca mulai dari anak-anak kita, sebab dengan membaca secara teratur dan sistematis dapat membantu mempertajam intelektual, memperhalus budi pekerti, meningkatkan rasa dan perspektif. Dengan membaca kita akan memperoleh semua ilmu pengetahuan yang tidak berbatas ruang dan waktu, sehingga nantinya akan membantu generasi muda Indonesia untuk menjelajahi dunia dan bersaing dengan generasi muda lainnya dalammeraih kesuksesan’’ kata Arpani.

 

 

 

 

Sumber: Humas Setda Kab.Belitung