Jum'at, 21 November 2014 09:20

PEMBUKAAN ACARA SEMINAR SEHARI TENTANG HIV/AIDS DAN IMS

Tanjungpandan – Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S. Sos yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Arpani menghadiri sekaligus membuka Acara Seminar Sehari tentang HIV/AIDS dan IMS dalam rangka Peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2014, Kamis (20/11) 2014, bertempat di Hotel Pondok Impian Tanjungpandan Belitung.

 

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Belitung, Rosmaida Simamora, S. IP dalam laporannya mengatakan, HIV dan AIDS merupakan penyakit yang belum ada obatnya dan sangat berbahaya, HIV dan AIDS juga memiliki korelasi yang erat dengan isu-isu yang bersifat lokal, nasional, regional dan internasional serta sangat mempengaruhi pembangunan karena penderitanya banyak pada usia kerja.

 

“Oleh karena itu, saya sangat berharap kegiatan HAS 2014 seperti ini dapat menjadikan wahana bagi kita semua untuk bertukar pikiran serta menambah pemahaman terhadap upaya dalam mendeteksi serta mengantisipasi sedini mungkin pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS baik bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan maupun masyarakat” ujar Rosmaida Simamora.

 

Lebih lanjut dikatakannya, peran aktif masyarakat sangat diharapkan dalam memberikan informasi yang berhubungan dengan HIV dan AIDS ini, khususnya di wilayah hukum  Kabupaten Belitung. Tanpa kepedulian dan kerjasama, sudah barang tentu program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS ini tidak akan memberikan hasil yang optimal. “Mudah-mudahan dengan adanya program seperti ini, Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Belitung beserta seluruh mitra terkait dapat lebih gencar melakukan penanggulangan HIV di tempat-tempat yang rawan terjadinya transaksi beresiko yang dapat menyebabkan HIV” lanjut Rosmaida Simamora.

 

Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S. Sos yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Belitung, Ir. Arpani dalam sambutannya mengatakan, Peringatan Hari AIDS Sedunia yang kita peringati setiap tanggal 1 Desember setiap tahunnya ini merupakan momentum penting bagi semua sektor yang bekerja di bidang penanggulangan HIV dan AIDS untuk melaksanakan berbagai upaya terkait pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS.

 

Berdasarkan laporan UNAIDS (2008), Indonesia termasuk kedalam salah satu negara di Asia dengan laju perkembangan epidemic HIV tercepat. Jumlah Kasus HIV & AIDS dilaporkan mengalami percepatan sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1987. Hingga saat ini, sudah lebih dari 340 Kabupaten/Kota (>85% dari total Kabupaten/Kota) di Indonesia yang melaporkan adanya kasus HIV & AIDS, dan hal ini akan terus bertambah jika tidak ada upaya maksimal dari pemerintah dalam penanggulangannya.

 

Data dan fakta ini kiranya sudah cukup buat kita semua agar dapat melakukan tindakan reaksioner dan cepat. Berbagai pendekatan harus mulai dilakukan agar tidak terjadi dampak yang lebih luas lagi, utamanya melalui pendekatan bidang agama dan sosial budaya. “Kita juga harus memberikan perhatian terhadap generasi muda kita. Karena keberhasilan suatu bangsa diawali oleh keberhasilan dalam membina generasi mudanya, dan kehancuran suatu bangsa diawali oleh kehancuran generasi mudanya. Untuk itu, mari kita saling menguatkan komitmen dan melakukan evaluasi terhadap upaya penanggulangan yang telah dilakukan” jelas Arpani.

 

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, dr. Suhandri, Sp. Og dan juga diikuti oleh peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar yang ada di Kabupaten Belitung.

Sumber: Humas Setda Kab.Belitung


Berita Lainnya