Sabtu, 14 Maret 2015 11:00

TIGA MENTERI KUNJUNGI PULAU BELITUNG

 

Tanjungpandan  - Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Menteri Koordinator Kemaritiman Dwisuryo Indroyono Soesilo, serta Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Berkunjung ke Kabupaten Belitung dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ITB dengan tema dialog pembangunan,  Sabtu (14/03) yang digelar di Hotel Aston Tanjungpandan. 

 

Di hadapan ketiga Menteri, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, H. Rustam Effendi,B.Sc  memaparkan kondisi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.  Rustam mengatakan “  Pulau Belitung dicanangkan menjadi destinasi wisata ke tiga setelah Lombok dan Bali, pada saat Pak Jero Wacik Menjadi Menteri Pariwisata. Dengan latar belakang boomingnya novel dan film Laskar Pelangi perkembangan pariwisata di Belitung terasa begitu cepat.  Akan tetapi perkembangan tersebut perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai diantaranya menjadikan bandara H.AS. Hanandjoeddin menjadi bandara Internasional dan memenuhi pasokan listrik yang kurang dan membenahi pelabuhan – pelabuhan.

 

Menanggapi hal tersebut, Ignasius Jonan selaku Menteri Perhubungan  mengatakan “  Saat ini teruskan yang sudah ada dan lengkapi fasilitasnya kalau bisa minimal bisa mendaratkan  pesawat Hercules C130. Terkait dengan pelabuhan Tanjung Batu, Menteri  telah menyampaikan dan memberikan berkas kepada Gubernur Babel terkait hal tersebut  dan untuk didiskusikan “.

 

Sementara itu, Menteri Kemaritiman Dwisuryo Indroyono Soesilo mengatakan,  permasalahan energi di Belitung dapat diatasi dengan pengoperasian PLTU Suge. “  Infrastruktur listrik 2 x 16 megawatt akan diuji coba selama 2 bulan, menurut laporan dari direktur operasi PLN dan jika tidak menyala tolong kasih kabar ke saya “. Berkaitan dengan pengembangan Kemaritiman agar Mendikbud dapat membuat museum maritim lebih bagus dan kontruksinya bahari, dan isinya kebetulan bapak presiden mengamanahkan kepada saya   untuk mengurusi harta karun,  kalau harta karun dilelangkan susah, lebih baik dijadikan cagar budaya “, jelasnya.

 

Menteri Pariwisata, Arief yahya memberikan komitmen untuk menjadikan Belitung maldivenya Indonesia yang didukung dengan keinginan presiden, tourism sebagai leading sector Indonesia.  Menurut Arief  ada dua hal  orang berwisata yaitu jarak pendek dan murah, hal tersebut bisa diwujudkan apabila bandara H. AS. Hanandjoeddin sudah menjadi bandara Internasional. Semoga Belitung bisa menjadi Maldivenya Indonesia. “ ujar Menteri.

 

Dialog pembangunan dihadiri oleh Bupati Belitung, H. Sahani Saleh,S.Sos , Bupati Belitung Timur,  Basuri Tjahaja Purnama, Anggota DPD RI, Tellie Gozelie dan Hudarni Rani,  serta tamu undangan lainnya.

 

Seusai kegiatan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan berkesempatan meninjau pelabuhan Laskar Pelangi yang saat ini dikelola oleh PT Pelindo kemudian kembali ke Jakarta. Sedangkan Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan Menteri Kemaritiman, Dwisuryo Indroyono Soesilo menuju Pantai  Tanjung Kelayang untuk makan siang bersama dilanjutkan peninjauan Pelabuhan Tanjung Batu dan PLTU Suge. Menteri melanjutkan kunjungannya pada hari yang sama ke Kabupaten Belitung Timur, dan malam harinya mengikuti kegiatan malam keakraban Alumni ITB yang digelar di Kampong Dedaun desa Tanjung Tinggi Kecamatan Sijuk. Kemudian bertolak ke Jakarta pada Minggu pagi (15/03).

 

Sumber: Humas Setda Kab.Belitung