Minggu, 22 Maret 2015 16:00

SEMINAR BELITUNG BISA !!!

TANPA NARKOBA DAN SEKS BEBAS TAHUN 2015
Tanjungpandan -- Sepiak Belitong dan Komunitas Telingsong Budaye menggelar kegiatan seminar yang mengusung tema ‘’Belitung bisa! Tanpa Narkoba dan Seks Bebas’’ yang berlangsung pada Minggu, (22/3) di Hotel Bahamas Tanjungpandan.
 
Dalam sambutannya Ketua Pelaksana Seminar, Bella Kartika Aprilia, Mengatakan, dengan maraknya peredaraan Narkoba pada saat ini dan sering terjadi seks bebas dikalangan remaja, bahkan tidak bisa disangsikan lagi pada saat ini sudah menjadi realita anak-anak SD sudah mengkonsumsi komix dan melakukan seks bebas. Untuk itu, dengan keprihatinan yang terjadi, saat ini kami selaku penggagas acara ingin sekali memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dan seks bebas, khususnya pada  dikalangan remaja yang sangat rentan dengan narkoba dan seks bebas. ‘’Untuk itu, acara ini diselenggarakan karena bersifat sosial demi keprihatinan atas kondisi yang terjadi saat ini dan partisipasi atas penanggulangan narkoba dan seks bebas’’. ujar Bella. 
 
Sementara itu, Wakil Bupati Belitung, Drs. H. Erwandi.A. Rani dalam sambutannya mengatakan bahwa Indonesia saat ini harus sangat prihatin karena menurut Badan Narkotika Nasional (BNN) angka kasus narkoba di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi demikian serius, sejak pihak kepolisian berhasil mengungkap keberadaan pabrik narkoba di berbagai kota di Indonesia.
 
Selain pada itu, salah satu masalah sosial yang sudah mengglobal saat ini adalah masalah seks bebas dan narkoba pada kalangan remaja. Banyak dari mereka yang masuk ke lembah hitam tanpa mereka sadari. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja, dan bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS, ujar Wakil Bupati Belitung.
 
Kepada para remaja, Wabup juga berpesan jangan coba-coba mengikuti trend dan gaya hidup. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja. 
 
Diakhir sambutannya Wakil Bupati Belitung menghimbau kepada semua pihak terkait baik dari unsur pemerintah maupun dari pihak kepolisian untuk melakukan fungsi pengawasan secara menyeluruh dengan melibatkan tokoh masyarakat secara optimal untuk mengurangi angka kasus peredaran penyalahgunaan narkoba dan seks bebas di Kabupaten Belitung.
 
Seminar ini menghadirkan 2 narasumber yakni Baby Jim Aditya selaku Konsultan Ahli BNN dan Jylua Napitupulu selaku Psikolog Universitas Indonesia. Turut hadir dalam acara Staf Ahli Pemkab Belitung, unsur Forkominda, Kadin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ir. Hermanto, serta undangan lainnya.
 
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung