Sabtu, 18 April 2015 12:00

SARASEHAN DAN WORKSHOP PEMBANGUNAN PARIWISATA BELITUNG

Tanjungpandan, Belitungkab - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Belitung menggelar kegiatan Sarasehan dan Workshop Sektor Pariwisata Kabupaten Belitung yang berlangsung pada Sabtu, (18/04) bertempat di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Belitung.
 
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Belitung, Ir. Hermanto mengatakan pihaknya masih mendengar adanya berbagai keluhan di sektor pariwisata Belitung. Keluhan tersebut terjadi lantaran banyak kalangan yang belum paham terkait tahapan pengembangan destinasi wisata, dimana tahapan itu dimulai dari perintisan, pembangunan, pemantapan, dan revitalisasi.
 
‘’Sejauh ini, Kabupaten Belitung masih masuk dalam kategori perintisan. Pada tahapan ini sebuah destinasi masih berhadapan dengan banyak masalah mendasar. Jadi wajar saja kalau pariwisata Belitung masih banyak keluhan dan belum sampai ke tahapan pembangunan," kata Hermanto. 
 
Sementara itu, Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos dalam sambutannya, mengatakan sektor pariwisata menjadi suatu alat dalam mewujudkan tujuan ekonomi pembangunan di Kabupaten Belitung dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan berbasis pada sektor perikanan dan pariwisata yang didukung dengan ketersediaan fasilitas perhubungan yang memadai. ‘’Untuk itu, perlu kita ketahui bersama hingga saat ini Belitung sedang gencar-gencarnya melakukan berbagai upaya pembangunan guna meningkatkan dan mengembangkan sektor pariwisata. Karena itu, kita harus melakukan pembenahan pada sisi yang dinilai banyak titik lemahnya. Kalaupun masih belum mencapai taraf optimal, kita harus optimis bahwasannya kita mampu mendayagunakan setiap potensi yang dimiliki’’, ujar Bupati.
 
Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan pengembangan dan kemajuan sektor pariwisata yang harus didukung dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dengan tepat guna, serasi dan lestari. Dalam struktur tata ruang, Pemerintah Kabupaten Belitung telah menetapkan kawasan Sijuk dan Badau sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL) yang pengembanganya diarahkan untuk sektor pariwisata. Bahkan kawasan Sijuk telah menjadi pusat pertumbuhan penting bagi kepariwisataan daerah. ‘’Disamping itu, Kabupaten Belitung juga akan mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata di Kecamatan Sijuk dan di Kecamatan Membalong. Sebagai KEK pariwisata, kawasan Sijuk akan menjadi kawasan strategis kabupaten dengan fungsi pariwisata yang berpusat di Tanjung Kelayang’’, lanjut Bupati.
 
Diakhir sambutannya, Bupati juga menghimbau kepada seluruh komponen, baik itu pihak eksekutif, legislatif, asosiasi pelaku pariwisata, perhotelan, para pakar dan masyarakat yang peduli terhadap pariwisata di Kabupaten Belitung agar dapat terus saling bekerjasama dan bersinergi untuk mendukung, meningkatkan serta mensukseskan program-program kepariwisataan.
 
Kegiatan Sarasehan ini menghadirkan nara sumber dari Dirjen Pengembangan Destinasi Wisata Kementerian Pariwisata RI, Dadang Rizki Ratman, Bupati Belitung periode 2008-2013, Ir. H. Darmansyah Husein, Perwakilan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Pusat, June Luhulima dan Tokoh Promosi Indonesia, Nicolas Lumannaw. 
 
Turut hadir dalam acara,  Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Taufik Rizani, A.Md beserta anggota, Unsur Forkominda Kabupaten Belitung, Perwakilan Anggota DPRD Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, Perwakilan Dinas/Instansi di lingkungan Pemkab Belitung, para Camat, Lurah, Kades serta para pelaku pariwisata Belitung.
 
Sumber: Humas Setda Kab. Belitung