Senin, 17 Agustus 2015 10:45

Pemberian Remisi Pada Rangkaian Kegiatan HUT RI Ke - 70 Tahun 2015

Badau - Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos, berkunjung ke Lapas Cerucuk, untuk menghadiri acara pemberian remisi umum kepada narapidana dan anak pidana, yang merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke – 70 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, (17/08) .

 

Bupati Belitung yang didampingi, Wakil Bupati Belitung, Drs. H. Erwandi A. Rani, Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Karyadi Sahminan,SE, M. A. P.,  Ketua DPRD Kabupaten Belitung. Taufik Rizani, A.Md, Anggota DPRD beserta unsur Forkopimda Kabupaten Belitung, menuju Lapas Cerucuk bersama – sama seusai pelaksanaan upacara peringatan HUT RI Ke – 70, yang digelar di Stadion Pangkallalang Tanjungpandan .

 

115 orang narapidana mendapatkan remisi umum, dari jumlah penghuni lapas secara keseluruhan sebanyak  250 orang. Pada kegiatan tersebut Kepala Lapas Tanjungpandan, Turyanto,  mengatakan pemberian remisi kepada penghuni lapas harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, diantaranya berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan. Turyanto juga menyebutkan, jumlah penghuni Lapas pada saat ini meningkat yang semula berjumlah 150 orang di awal jabatannya menjadi Kalapas Tanjungpandan, hingga kini naik menjadi 250 orang. Kenaikan jumlah penghuni Lapas tersebut tentu menjadi permasalahan yang perlu diselesaikan bersama – sama, agar masyarakat  terhindar dari persoalan yang berhadapan dengan hukum “ jelasnya.

 

Sementara itu, H. Sahani Saleh, S.Sos megatakan  “ Pemberian remisi dapat merubah perilaku narapidana untuk berprilaku baik selama menjalani pidana. Karena remisi hanya akan diberikan kepada narapidana yang berkelakuan baik. Pemberian remisi bukanlah suatu bentuk kemudahan bagi warga binaan untuk dapat cepat bebas, tetapi merupakan suatu sarana untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memotivasi diri, sehingga dapat mendorong warga binaan kembali memilih jalan yang benar. Melalui remisi juga dapat mempercepat proses kembalinya narapidana dalam kehidupan mayarakat, agar narapidana mempunyai kesempatan untuk menginternalisasikan nilai – nilai masyarakat secara tepat.

 

“ Kami berharap narapidana yang telah menjalani masa hukuman, bisa kembali di tengah – tengah masyarakat untuk tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum, terutama perbuatan yang merugikan orang banyak, karena sebaik –baiknya manusia ialah manusia yang bermanfaat bagi orang lain ”,  jelas Bupati.

 

 

 

Sumber: Humas Setda Kab,Belitung