Minggu, 24 Januari 2016 15:00

PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DAN MANAQIB KUBRO SYEKH ABDUL QADIR AL-JAILANI KE-XV

Sijuk - Pondok Pesantren Daarul Arofah Sijuk menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Manaqib Kubro Syech Abdul Qodir Al Jailany ke-XV Tahun 1437H/2016 H di Pondok Pesantren Daarul Arofah Tanjung Tinggi, pada Sabtu (23/1).

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum PB Nahdatul Ulama (PBNU), Prof DR KH Said Aqil Siradj, yang tiba di Belitung pada Sabtu pagi. Setibanya di Belitung, Said Aqil Siradj langsung menuju rumah dinas Bupati Belitung untuk jamuan sarapan pagi. Usai dari rumah dinas Bupati, Said Aqil Siradj langsung menuju Hotel Lor In Tanjung Tinggi untuk beristirahat sebentar, sebelum menuju Pondok Pesantren Daarul Arofah.

 

 

Dalam sambutannya, Said mengatakan aksi teroris yang berusaha menghancurkan negara ini, termasuk yang terjadi di Sarinah Thamrin Jakarta beberapa waktu lalu, itu bukan ajaran islam. Sebab, Islam mengajarkan tentang keindahan, kedamaian dan tidak merusak. Rasul Muhammad SAW juga tak pernah mengajarkan demikian.

‘’Untuk itu, saya meminta kepada segenap jajaran di Kabupaten Belitung agar menindak tegas jika ada ajaran ISIS di Belitung dan Babel pada umumnya. Jangan sampai ajaran itu masuk ke Belitung. Saya meminta peran aktif pemuka agama di Belitung agar memberikan pencerahan tentang bahaya ISIS’’, tegasnya.

 

Turut hadir dalam acara, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi, Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S,Sos, Kapolres Belitung, AKPB Candra Sukma Kumara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Muhammadiyah, Kasdim 0414 Belitung, Mayor Arm Joni Armed Armedi, Kepala Imigrasi Tanjungpandan, Wahyu Riyanto, Unsur Dewan Perwakilan Wilayah Nahdlatul Ulama Bangka Belitung (DWP NU Babel), Unsur Gerakan Pemuda (GP) Ansor, serta undangan lainnya.

 

Sumber: Humas Setda Kab. Belitung