Rabu, 3 Februari 2016 16:00

KECAMATAN TANJUNGPANDAN GELAR MUSRENBANG TAHUN 2016

Tanjungpandan - Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos meresmikan pembukaan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanjungpandan Tahun 2016 pada Rabu (3/02), bertempat di Aula Kantor Camat Tanjungpandan Rabu (3/02). Kegiatan ini mengusung tema "Kita Integrasikan Pembangunan Fisik dan Sosial".

 

Dalam sambutannya, Bupati Belitung mengatakan, musrenbang merupakan titik awal perencanaan pembangunan untuk tahun 2017 mendatang. Musrenbang ini dilaksanakan dari tingkat paling bawah, yaitu tingkat desa, kecamatan sampai ke bupati, dan bupati menyampaikan ke gubernur dilanjutkan ke pemerintah pusat.

 

Dalam kesempatan ini, Bupati Belitung juga menepis pemberitaan di salah satu media, terkait gagalnya Kabupaten Belitung memiliki bandara internasional. Pengembangan bandara tahun 2016 belum dibangun karena keterlambatan penyampaian  dokumen pelengkap, karena ditahun 2015 terhalang masalah lahan bandara. “Tahun ini hanya  pembangunan  pondasi dan akan dilanjutkan ke pembangunan yang lain di tahun berikutnya“, jelasnya.

 

Menurutnya Belitung akan di tempatkan menjadi  kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata serta  pembangunan pusat Karantina Nasional di Pulau Naduk,  dimana  program – program tersebut sudah dianggarkan oleh pemerintah pusat dengan nilai triliunan rupiah.

“Perlu saya sampaikan juga, program nasional 2016 meliputi; pembangunan sarana air bersih yang di aliri dari Gunung Tajam dan ditampung di eks Desa Perawas, Taman Bunga,  kemudian di alirkan dari  rumah ke rumah. “Jadi dak ade agik begado kering aik mun musim kemarau“, ujar Sahani.

Lebih lanjut Bupati mengatakan “sekitar 214 proyek strategis nasional di pemerintah pusat dan Kabupaten Belitung mendapat 4 proyek. Kita juga harus siap dalam menyambut even–even nasional yang banyak dilakukan di Belitung, diantaranya; Kemah Budaya Nasional, Gerhana Matahari Total pada 9 Maret dan kegiatan lainnya.

 

 

Dalam kegiatan ini,  Wakil Bupati Belitung, Drs. H. Erwandi A. Rani juga menambahkan, terkait masalah demam berdarah yang merebak di masyarakat.  Hingga saat ini, jumlah pasien sudah mencapai 152 orang. ‘’Pemerintah tidak akan mampu menyelesaikan permasalahan ini jika tidak ada kesadaran dari masyarakat. Jika maraknya demam berdarah di Kabupaten Belitung ini  dan informasinya menyebar menjadi berita nasional, otomatis kunjungan wisata di Kabupaten Belitung akan menurun’’, ujar Erwandi .

 

Oleh karenanya, wabup menghimbau masyarakat harus sadar akan pentingnya kebersihan di lingkungan rumah, karena nyamuk demam berdarah banyak berkembang biak di air yang jernih, misalnya; bekas gelas–gelas minuman plastik yang terisi air bersih.

 

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Taufik Rizani, A.Md, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Budi Prasetyo, kepala SKPD se-Kabupaten Belitung, serta tamu undangan lainnya.***Fradika

 

Sumber: Humas Setda Kab. Belitung