Senin, 22 Februari 2016 16:00

PERTEMUAN ADVOKASI DAN SOSIALISASI KAMPANYE POLIO

Tanjungpandan - Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung menggelar Kegiatan Pertemuan Sosialisasi dan Kampanye Introduksi Vaksin Baru (IPV (Inactive Polio Vaksin) Tahun 2016 pada Selasa, (23/2) bertempat di Ruang Sidang Pemkab Belitung. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda, Drs. Jasagung Hariyadi, M.Si yang dalam kesempatan ini mewakili Bupati Belitung.

 

Ketua Panitia, Musrani, SKM dalam laporannya mengatakan, latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini, karena adanya komitmen global eradikasi penyakit polio pada tahun 2020 yang menetapkan bahwa penyakit polio akan dibasmi habis dari seluruh dunia. Untuk itulah, imunisasi merupakan upaya pencegahan yang terbukti sangat cost effective yang telah memberikan bukti dengan menghilangkan penyakit cacar (variola) di seluruh dunia sejak tahun 1976.

 

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi dalam mendukung dan mensukseskan PIN Polio Tahun 2016. Peserta dalam kegiatan ini terdiri dari; lintas program, lintas sektor, Dinas Kesehatan, RSUD/swasta, organisasi profesi yang berasal dari 5 kecamatan sebanyak 96 orang, masing-masing desa 1 orang ditambah dengan dari jajaran pemerintah kabupaten dan organisasi profesi.

 

Sementara Jasagung dalam sambutannya mengatakan, Imunisasi atau vaksinasi merupakan salah satu upaya yang dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyakit. Untuk itulah, semua anak berhak mendapatkan pelayanan ini, tanpa diskriminasi dan membeda-bedakan, karena jika tidak diimunisasi, banyak efek buruk yang bisa terjadi. Imunisasi terbukti sangat efektif untuk menurunkan angka kematian anak, angka kecacatan, dan penyakit lain. ‘’Untuk itulah, mari kita rangkul seluruh lapisan masyarakat untuk memahami pentingnya imunisasi agar tidak ragu lagi untuk melakukan imunisasi’’, ujar Jasagung.

 

Lebih lanjut, menurutnya PIN Polio adalah pemberian imunisasi tambahan polio kepada balita tanpa memandang status imunisasi polio sebelumnya. Tujuan PIN Polio antara lain; mengurangi resiko penularan virus polio yang datang dari negara lain, memastikan tingkat kekebalan masyarakat terhadap penyakit polio cukup tinggi dan memberikan perlindungan secara optimal serta merata pada balita terhadap kemungkinan munculnya kasus polio. ‘’Mari kita sukseskan PIN Polio 2016. Bawa anak, cucu, kemenakan ke pos-pos pelayanan PIN terdekat untuk kesuksesan dan kelancaran program ini’’, ajaknya.

 

Turut hadir dalam acara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel, drg Mulyono Susanto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, dr. Suhandri, Sp.OG, perwakilan SKPD di lingkungan Pemkab Belitung, serta undangan lainnya.***fk

 

Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung


Berita Lainnya