Selasa, 25 November 2008 08:25

DPRD Kabupaten Belitung Gelar Rapat Paripurna Ke-XX

DPRD Kabupaten Belitung hari ini, Selasa 25 Nopember 2008 menggelar Rapat Paripurna ke XX pada Masa Persidangan III DPRD Kabupaten Belitung Tahun Sidang 2008. Rapat paripurna ini dilaksanakan dalam rangka mendengarkan  Penyampaian Nota Keuangan Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Belitung Tahun Anggaran 2009, bertempat di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Belitung.

Rapat dimulai pada pukul 09.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Drs. Suhardi dan dihadiri oleh 15 orang anggota dewan. Pejabat Bupati Belitung, Haryono Moelyo, SE., MA., menyebutkan penyampaian rancangan peraturan daerah ini merupakan mata rantai mekanisme pelaksanaan dan perwujudan otonomi daerah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan, pasal (25) huruf a, b, dan c yang menyatakan bahwa Kepala Daerah mempunyai tugas dan wewenang untuk memimpin penyelenggaraan Pemerintahan daerah; dan menetapkan Peraturan Daerah yang telah mendapatkan persetujuan bersama DPRD.

Kemudian, pelaksanaan penyampaian nota keungan ini berdasarkan ketentuan Pasal 104 ayat (4) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan daerah, penyampaian rancangan peraturan daerah tentang APBD  yang disertai dengan nota keuangan.

Pokok-pokok yang disampaikan Haryono dalam rapat paripurna ini terdiri dari: Pendahuluan, Kondisi dan Kebijakan Anggaran Pendapatan Daerah, serta Kondisi dan Kebijkan Anggaran Belanja.
        
Nota keuangan adalah bahan pidato/dokumen yang disampaikan oleh Kepala daerah dihadapan Sidang Paripurna DPRD sebagai pengantar Rancangan APBD. Penyampaian Nota Keuangan dimaksudkan sebagai gambaran ringkas mengenai rencana kinerja keuangan, yang antara lain berisi program dan kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang diajukan.

Landasan Hukum
Landasan Penyusunan Nota keuangan Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2009 adalah sebagai berikut:
   1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4286).
   2. Undang-undang nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4355).
   3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4437).
   4. Undang-Undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438).
   5. Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
   6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
   7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 tahun 2007 tentang Perubahan atas Peratueran Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuanngan Daerah

Capaian Pembangunan 2007
Secara umum, tingkatan keberhasilan pelaksanaan kegiatan pembangunan daerah sejak tahun 2007 berada pada tingkatan yang cukup tinggi. Hal ini diperkuat dan dijelaskan melalui capaian numerik beberapa indikator pembangunan utama yang digunakan sebagai dasar pengukuran keberhasilan pelaksanaan kegiatan pembangunan, antara lain:

* Ekonomi, ditandai dengan meningkatnya PDRB Kabupaten Belitung atas Dasar harga yang berlaku pada tahun 2007 meningkat sebesar 13,24% dibandingkan tahun 2006.
* Pendidikan, diindikasikan melalui capaian indikator pembangunan urusan wajib pendidikan yang meliputi angka melek huruf, angka partisipasi murni (APM) dan angka partisipasi kasar (APK). Angka melek huruf,menunjukkan kenaikan dari 98,85% pada Tahun 2004 menjadi 99,61% pada tahun 2007. APM untuk semua jenjang pendidikan juga turut naik. APM SD tahun 2007 mencapai 98,36%. APM SLTP 79,50% dan SLTA 53,33%.
* Kesehatan, capaian keberhasilan ditandainya dengan bebrapa indikator, seperti:  angka kematian ibu dan bayi, usia harapan hidup, rasio jumlah sarana kesehatan terhadap jumlah penduduk, rasio jumlah dokter terhadap penduduk dan jumlah bidan desa terhadap jumlah penduduk.***(Za).


Sumber: Humas Setda Kab. Belitung