Selasa, 21 Maret 2017 10:00

Nelayan di Kecamatan Sijuk Terima Asuransi

Sijuk (BB)  Resiko pekerjaan nelayan yang begitu besar karenanya mesti dilindungi apalagi nelayan tergolong  Tenaga Kerja Tanpa Upah.  Sejak 2016 pemerintah melalui Program Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN). Kabupaten Belitung mendapat kuota asuransi untuk 5000 nelayan dan 5000 nelayan lagi tahun 2017 mendapatkan 5000 melindungi 9600 nelayan yang tercatat di Dinas Perikanan Kabupaten Belitung.

 

Secara budaya,masyarakat nelayan berhadap perlindungan dari dukun kampung dengan doa yang mereka panjatkan bersama dalam tradisi Selamat Kampong di Pantai Penyaeran (11/3).  Hari ini nelayan di Kecamatan Sijuk mendapatkan perlindungan dari pemerintah dengan  asuransi nelayan yang diserahkan langsung oleh Bupati secara simbolis.

 

Bupati Belitung, H.Sahani Saleh, S.Sos menekankan bahwa  asuransi merupakan wujud pelayanan dan penyayoman pemerintah kepada masyarakat untuk menjalani hidup sehari-hari. “ Pemerintah memikirkan nelayan terutama nelayan yang meninggal dunia “ ujar Bupati. Kepada Kades Tanjung Binga bukan menekankan agar membantu nelayan mendapatkan asuransi, mengurus administrasinya seperti KTP maupun Kartu BPJS. “ Kami berharap (pihak terkait) sama-sama proaktif untuk mensukseskan (program) asuransi ini karena untuk kepentingan bersama. Diberikan jaminan hidup bila terjadi kecelakaan. Jangan sampai membebani ahli waris” tambah Bupati.

 

Hari ini, Selasa, 21 Maret 2017, bertempat di  Ruang Pertemuan Kantor Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk Bupati Belitung didampingi  Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, Destika Efenly, Sekcam Sijuk dan kepala Desa Tanjung Binga, Tarape  dan Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Tanjungpandan, Priyagus, HPI,MSi bersama Asuransi Jasindo menyerahkan premi asuransi kepada nelayan yang ada di Kecamatan Sijuk.

 

Sementara Kepala Dinas Perikanan, Destika Efenly menjelaskan bahwa penyerahaan premi ini dalam rangka meningkatkan perlindungan dan pemberdayaan nelayan skala kecil dan tradisional yang diamanatkan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam dan implementasi dari Permen Perikanan dan Kelautan Nomor 18/PERMEN-KP/2016 tentang Jaminan Perlindungan Atas Resiko Kepala Nelayanan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam.

 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjuk BUMN Asuransi Jasindo memberikan jaminan asuransi dalam program Bantuan Premi Asuransi bagi Nelayan (BPAN). Dalam kesempatan ini, perwakilan PT.Jasindo Pangkalpinang, Sopian Oktanamal memberikan penjelasan tentang asuransi dan seputar mekanisme penyerahan premi asuransi Nelayan. (fiet/siti)

 

 

 

Sumber: Diskominfo Kabupaten Belitung