Kamis, 20 April 2017 16:00

DINKES KABUPATEN BELITUNG GELAR PENYUSUNAN RENCANA KONTIJENSI PENANGGULANGAN KKM

Tanjungpandan__Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung menggelar kegiatan Penyusunan Rencana Kontijensi Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) di Wilayah Kabupaten Belitung. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Belitung, Drs. H. Erwandi A. Rani pada Kamis, (20/4) bertempat di Hotel Grand Hatika Tanjungpandan.

 


Dalam laporan Ketua Panitia, Joko Sarjono mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini agar tersusunnya rencana kontijensi KKM sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam penanggulangan penyakit Mers-CoV dan sejenisnya di Kabupaten Belitung.

 


Menurutnya, kegiatan hari ini merupakan kegiatan lanjutan yang telah dilaksanakan pada tanggal 20 s.d 21 Maret, dan pada waktu pertemuan terdahulu dengan berbagai pertimbangan, maka telah disepakati bersama untuk menyusun kontijensi penyakit Mers-CoV atau dikenal dengan flu arab yang disebabkan oleh virus corona yang ditemukan pada September 2012 di Arab Saudi.

 


‘’Kegiatan ini  dirasa penting untuk dilaksanakan, mengingat Kabupaten Belitung telah menjadi daerah destinasi wisata nasional, sehingga wisatawan dari dalam dan luar negeri akan terus datang berkunjung. Disamping itu, pesatnya kemajuan dunia penerbangan internasional telah membuka jalur ke beberapa daerah di Indonesia termasuk Pulau Belitung. Untuk itu, guna mendukung kesuksesan pariwisata di Pulau Belitung perlu kiranya dukungan kita semua, salah satunya terkait kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap timbulnya penyakit yang dapat menular antar Negara’’, jelasnya.

 


Sementara Wabup dalam sambutannya menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini sebagai upaya diseminasi kebijakan dan kerangka pikir untuk menyamakan persepsi akan pentingnya penyusunan rencana kontijensi penanggulangan KKM  dalam rangka untuk mendapatkan masukan data, informasi dan merumuskan rencana penyusunan yang disesuaikan dengan kebijakan daerah.

 


Menurut Wabup, beberapa tahun terakhir, tingkatan kunjungan wisatawan di Belitung cukup tinggi. Maknanya bahwa orang-orang yang datang ke Belitung cukup banyak dan kita tidak tahu mereka pernah kemana, kita tidak bisa mendeteksi apa ada bibit penyakit yang bisa saja menular. Apalagi saat ini perjalanan umrah di Belitung sangat luar biasa, dan hal ini merupakan bagian dari kegiatan usaha yang tidak bisa ditahan. Sementara di arab sedang ada wabah virus Mer-CoV yang cukup berbahaya dan mematikan. Untuk itu, perlu adanya upaya antisipasi akan bahaya penyakit-penyakit berbahaya ini sebagaimana kegiatan kita pada kesempatan ini.

 


‘’Harapannya melalui kegiatan ini agar masing-masing instansi dapat menyusun rencana dan berperan untuk menangkal virus ini. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini akan ada banyak saran/usul sehinga peran masing-masing instansi dapat diperjelas dan kegiatan ini jelas fungsinya’’, kata Wabup.

 


Kegiatan ini dikuti para peserta dari Unsur Forkominda Kabupaten Belitung, Dinas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala SKPD, Kepala Dinas/Kantor Vertikal di lingkungan Pemkab Belitung, Direktur Rumah Sakit Swasta, PMI Kabupaten Belitung dan Ketua PHRI Cabang Belitung. Sementara nara sumber acara berasal dari Direktorat Surveiland dan Karantina Kesehatan RI, Dinkes Provinsi Babel dan Dinkes Kabupaten Belitung.***dk
 

Sumber: Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Belitung