Jum'at, 16 Juni 2017 16:00

Kunjungan Kerja Tim KEK Jawa Barat

Tanjungpandan – Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang tergabung dalam Tim KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Pengurus Daerah Jawa Barat mengadakan kunjungan kerja testimoni daerah-daerah pengusul KEK yang ada di Jawa Barat ke Kabupaten Belitung.

 

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Burhanudin, SH., MM yang turut hadir dalam kunjungan tersebut menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata sangat mendukung daerah-daerah yang akan mengembangkan KEK. Demikian pula dengan kedatangan Tim KEK Jawa Barat yang bertujuan untuk belajar terkait dengan program KEK yang sudah berjalan di Kabupaten Belitung di fasilitasi oleh pihak kementerian.

 

Didampingi oleh Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Jawa Barat, Prof. Dr. Ir. Deny Juanda Puradimaja, DEA, Tim KEK Jawa Barat bangga dan memberi apresiasi yang sangat tinggi karena Kementerian Pariwisata beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung turut hadir dalam Dialog KEK yang berlangsung di Ruang Sidang Pemkab Belitung pada Kamis (15/6).

 

“Gubernur Jawa Barat ingin sekali ada KEK sudah sejak 10 tahun yang lalu. Dulu persyaratan KEK diharuskan kawasannya maju, lalu diperbaikilah jalan serta fasilitas umum yang ada di Jawa Barat. Namun terdapat peraturan baru yang menyebutkan jika kawasan sudah maju maka jangan diusulkan KEK lagi, ini kan hopeless jadinya” ujar Deny.

 

Ditambahkan pula oleh Deny, Tim KEK Jawa Barat memutuskan untuk belajar ke Belitung agar tidak lama menunggu, karena KEK Pariwisata Tanjung Kelayang sangat diagung-agungkan dengan prosesnya yang menarik. Jawa Barat sendiri memiliki 6 (enam) daerah yang diusulkan dalam KEK Pariwisata, dengan target minimal satu yang harus lolos.

 

Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos mengutarakan konsep pengembangan KEK Tanjung Kelayang yang diantaranya adalah menunjang kehadiran turis mancanegara sebanyak 500 ribu untuk masuk ke Babel sehingga meningkatkan devisa negara agar tidak hanya bersumber dari migas seperti yang diinginkan oleh Presiden Jokowi.

 

Disampaikan oleh Sahani, akibat adanya KEK ini, dukungan infrastruktur pusat menjadi menyeluruh tidak hanya berfokus pada lokasi KEK. Dari segi sarana prasarana seperti jalan yang semakin bagus dan air minum yang memadai, serta bandara yang sedang dikembangkan, semuanya merupakan bantuan langsung dari Kementerian Pariwisata.

 

Sahani menambahkan, “Alangkah lebih baiknya jika pihak swasta yang mengelola lokasi KEK dengan pemerintah yang turut memfasilitasi, serta lahan yang diusulkan juga betul-betul clean and clear. Jika ingin usulan KEK cepat disetujui, strateginya adalah dengan percepatan AMDAL terhadap stakeholders yakni masyarakat dan kementerian terkait, serta kita juga harus proaktif, dan juga SKPD yang ada di daerah seluruhnya harus konsen dan berkomitmen pada program tersebut.”

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Belitung, Drs. H. Erwandi A. Rani, para asisten di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung dan dinas instansi terkait. (AG)

 

 

Sumber: Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Belitung


Berita Lainnya