Minggu, 4 Januari 2009 03:37

Panwaslu Sosialisasikan Tata Cara Berkampanye

Tanjungpandan (WP), Dengan mengacu pada Undang-undang Republik Indonesia No.22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum, Undang-undang Republik Indonesia No.10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD Pasal 101 mengenai Pemasangan Alat Peraga Kampanye dan Undang-undang Republik Indonesia No. 02 Tahun 2008 tentang Partai Politik, Panwaslu perlu menyampaikan sosialissi mengenai tempat atau lokasi yang tidak diperkenankan untuk berkampanye, ujar Ketua Panwaslu Dedy Aspriadi,SE usai melakukan dialog Interaktif di Radio 102,2 FM Suara Praja (31/12) bersama dengan Ketua KPU Kabupaten Belitung Agustin,Amd. Tempat yang tidak diperkenankan tersebut adalah :

1. Tempat Ibadah
2. Halaman dan Ruang Sarana Pendidikan
3. Gedung Perkantoran
4. Gedung Olah Raga ( GOR ) Tanjungpandan
5. Stadion Utama Olah Raga ( Stadion Pangkal Lalang )
6. Sarana / Fasilitas yang berkaitan dengan tugas Pemerintah
7. Didalam Lokasi Taman Kota dan Taman lainnya
8. Didalam Lokasi Taman Wisata Tanjungpendam dan Obyek wisata lainnya
9. Didalam lokasi terminal dan terminal Bis lainnya
10. Pemasangan tidak boleh membentang jalan dan dipasang dijembatan

Bila dalam jangka waktu 3 (tiga) hari sejak surat pemberitahuan diterima tidak ada tindakan (partai politik atau peserta pemilu) dalam pemasangan atribut yang tidak mengikuti aturan, Panwaslu akan mengambil tindakan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Demikian surat pemberitahun ini disampaikan dan ditandatangani Dedy Aspriadi,SE

Sebelumnya, Panwaslu juga mensosialisasikan tata cara penggunaan media cetak atau elektronik terkait Pemberitaan, Penyiaran dan Iklan Kampanye kepada setiap stasiun Radio di Kabupaten Belitung sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Tahun 2009 dan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pemilu yang diterjemahkan dalam Bagian keenam, yaitu Pasal 90,91,92,93,94,95,96,97,98,99, dan 100.(fithrorozi)

Sumber: