Kamis, 22 Februari 2018 16:00

PJS. BUPATI BELITUNG BUKA DIALOG KEBANGSAAN

Tanjungpandan----Kita pahami bersama bahwa Pancasila dan NKRI adalah hasil pemikiran dan warisan para pendiri bangsa yang harus kita jaga bersama, dan tentunya kita harus senantiasa berada di barisan terdepan untuk mempertahankannya. Salah satu upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan menjaga keamanan, ketertiban serta memperkuat ketegasan hukum sehingga bisa menciptakan keharmonisan dalam bermasyarakat, ujar Pjs. Bupati Belitung Drs. H. Sahirman,M.Si dalam sambutannya pada pembukaan dialog kebangsaan yang diselenggarakan oleh Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Belitung yang bertempat di Graha Resto Tanjungpandan (22/02) kamis pagi.

 

Selain itu, fenomena umum masyarakat dunia adalah kurang peduli terhadap paham nasionalisme atau wawasan kebangsaan, tidak terkecuali masyarakat Indonesia yang sebagian besar kini menunjukkan kurang perhatian dalam memelihara, menjaga serta mengembangkan wawasan kebangsaannya, karena hal tersebut dipicu oleh situasi perkembangan manusia yang mengarah pada kehidupan individualistik, masyarakat kurang mempunyai rasa kepedulian terhadap kehidupan bersama terutama rasa cinta pada Negara jauh  terpinggirkan, lanjutnya.

 

Diakhir sambutannya Pjs. Bupati Belitung mengajak untuk mengggiatkan upaya memperkokoh wawasan kebangsaan meliputi ; peningakatan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

 

Pada kesempatan ini ketua panitia menyampaikan laporan bahwa tema dialog ini adalah “Memperkokoh Wawasan Kebangsaan Guna Menangkal Radikalisme dan Berita Hoax di Media Sosial. Dan peserta dialog ini berasal dari Organisasi Kepemudaan di Kabupaten Belitung, para siswa/siswi sekolah dan pramuka.

 

Dialog kebangsaan ini dihadiri oleh Forkominda Kab. Belitung, Kepala Badan Kesbangpol Kab. Belitung, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Belitung, Ketua MUI Kab. Belitung, serta undangan lainnya.

 

Tanjungpandan----Kita pahami bersama bahwa Pancasila dan NKRI adalah hasil pemikiran dan warisan para pendiri bangsa yang harus kita jaga bersama, dan tentunya kita harus senantiasa berada di barisan terdepan untuk mempertahankannya. Salah satu upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan menjaga keamanan, ketertiban serta memperkuat ketegasan hukum sehingga bisa menciptakan keharmonisan dalam bermasyarakat, ujar Pjs. Bupati Belitung Drs. H. Sahirman,M.Si dalam sambutannya pada pembukaan dialog kebangsaan yang diselenggarakan oleh Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Belitung yang bertempat di Graha Resto Tanjungpandan (22/02) kamis pagi.

 

Selain itu, fenomena umum masyarakat dunia adalah kurang peduli terhadap paham nasionalisme atau wawasan kebangsaan, tidak terkecuali masyarakat Indonesia yang sebagian besar kini menunjukkan kurang perhatian dalam memelihara, menjaga serta mengembangkan wawasan kebangsaannya, karena hal tersebut dipicu oleh situasi perkembangan manusia yang mengarah pada kehidupan individualistik, masyarakat kurang mempunyai rasa kepedulian terhadap kehidupan bersama terutama rasa cinta pada Negara jauh  terpinggirkan, lanjutnya.

 

Diakhir sambutannya Pjs. Bupati Belitung mengajak untuk mengggiatkan upaya memperkokoh wawasan kebangsaan meliputi ; peningakatan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

 

Pada kesempatan ini ketua panitia menyampaikan laporan bahwa tema dialog ini adalah “Memperkokoh Wawasan Kebangsaan Guna Menangkal Radikalisme dan Berita Hoax di Media Sosial. Dan peserta dialog ini berasal dari Organisasi Kepemudaan di Kabupaten Belitung, para siswa/siswi sekolah dan pramuka.

 

Dialog kebangsaan ini dihadiri oleh Forkominda Kab. Belitung, Kepala Badan Kesbangpol Kab. Belitung, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Belitung, Ketua MUI Kab. Belitung, serta undangan lainnya.

Sumber: Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Belitung