Rabu, 9 Mei 2018 09:12

SOSIALISASI NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA PADA PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN BELITUNG

Tanjungpandan- Dalam rangka mendukung pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belitung Tahun 2018 yang telah memasuki tahapan kampanye, Panitia Pengawasan Pemilihan Kabupaten  Belitung menyelenggarakan Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), bertempat di Golden Tulip Essensial Belitung, pada Rabu (9/5/18).

 

Ketua Panwaslu Kabupaten Belitung, Heikal Fackar, mengatakan sosialisasi dilaksanakan sesuai dengan tugas yang melekat dalam fungsi Panwaslu yakni fungsi pencegahan, sehingga dengan kegiatan tersebut diharapkan mampu menguatkan kembali tentang aturan-aturan yang berkaitan dengan netralitas ASN.

 

"Dengan netralitas ASN maka Pemilu Tahun 2018 berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang bermartabat, bersih serta santun", tambah Heikal.

 

Sementara itu, narasumber kegiatan dari BKPSDM Kabupaten Belitung, Sarpin, S.AP menjelaskan bahwa ASN memiliki peran penting dalam pelaksanaan Pemilu khususnya ditengah masyarakat, sebab ASN rentan untuk dipengaruhi dan mempengaruhi serta berpihak pada salah satu pasangan calon, terlebih ASN yang berada dipelosok dimana pendidikan politik masyarakat tidak sebanyak diwilayah perkotaan.

 

"Oleh sebab itu, setiap ASN harus mengedepankan netralitas dengan berlandaskan pada berbagai Peraturan yang ada, diantaranya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan lainnya", jelas Sarpin, S.AP.

 

Ditambahkan oleh  Sarpin, S.AP. beberapa contoh tindakan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis  seperti ASN dilarang melakukan pendekatan terhadap Partai Politik terkait rencana pengusulan dirinya ataupun orang lain sebagai bakal calon Kepala Daerah/ Wakil Kepala Daerah; ASN dilarang memasang spanduk/baliho tekait bakal calon Kepala Daerah/ Wakil Kepala Daerah; ASN dilarang mengunggah menanggapi (seperti like, komentar dan sejenisnya) atau menyebarluaskan gambar/ foto bakal calon/bakal pasangan calon Kepala Daerah melalui Media online maupun Media Sosial; serta ASN dilarang melakukan foto bersama dengan bakal calon Kepala Daerah/ Wakil Kepala Daerah dengan mengikuti simbol tangan/ gerakan yang digunakan sebagai bentuk keberpihakan.

 

"Mengingat Netralitas ASN penting maka seluruh Aparatur diharapkan agar tetap menjaga kebersamaan dan jiwa Korps dalam menyikapi situasi politik yang ada dan tidak terpengaruh untuk melakukan kegiatan yang mengarah pada keberpihakan/ indikasi ketidaknetralan", tegas Sarpin.

 

Selain BKPSDM Kabupaten Belitung, Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Paswaslu Kabupaten Belitung juga menjadi narasumber dalam kegiatan yang diikuti oleh ASN dari Organisasi Perangkat Daerah se- Kabupaten Belitung. (FW)

 

Sumber: Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Belitung